Kriminalitas

Sidang Lanjutan Kasus Penyelundupan Anjing di Kulon Progo Hadirkan 4 Saksi

Usai pemeriksaan para saksi akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa kemudian pembacaan tuntutan pidana. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Sidang kasus penyelundupan anjing yang digelar secara online di Pengadilan Wates, Senin (20/9/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sidang lanjutan untuk perkara penyelundupan anjing yang pelakunya ditangkap di Kabupaten Kulon Progo telah digelar secara daring di Ruang Sidang Kartika, Pengadilan Negeri Wates, Senin (20/9/2021). 

Sidang beragenda pemeriksaan saksi tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Ayun Kristianto.

Didampingi Hakim Anggota I, Silvera Shintia Dewi dan Hakim Anggota II, Setyorini Wulandari. 

Juru Bicara Pengadilan Negeri Wates, Edy Sameaputty mengatakan ada empat saksi yang dihadirkan pada sidang lanjutan dengan nomor perkara 99/pid.sus/2021/PN Wat itu. 

Baca juga: Pelaku Penyelundupan Anjing di Kulonprogo Telah Jalani Sidang Tindak Pidana Perdagangan Hewan

Saksi 1, BHY (34) dari pihak kepolisian atau saksi yang menangkap. 

Sementara 3 saksi lainnya dari masyarakat sipil yang berkaitan dengan proses distribusi hewan. 

"Jadi ketiganya ada S (50) supir kendaraan yang mengangkut anjing, ADH (43) pemilik kendaraan yang mengangkut hewan tersebut dan HHK (38) pengelola tempat penitipan anjing yang diselundupkan," kata Edy saat ditemui, Senin (20/9/2021). 

Ia menjelaskan, usai pemeriksaan para saksi akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa kemudian pembacaan tuntutan pidana. 

"Kalau tahapan persidangan setelah pembuktian kewajibannya jaksa penuntut umum (JPU). Apakah nanti JPU akan menghadirkan bukti-bukti yang lain atau tidak. Kalau tidak ada bukti yang diajukan, maka kita berikan kesempatan kepada terdakwa. Apakah mau menggunakan haknya untuk menghadirkan saksi yang meringankan. Kalau tidak ada bisa dilanjutkan pemeriksaan terdakwa kemudian pembacaan tuntutan pidana," terang Edy. 

Sebelumnya, sidang pidana beragenda pembacaan surat dakwaan oleh penuntut umum sudah berlangsung di PN Wates, Senin (13/9/2021) lalu. 

Baca juga: Nasib Puluhan Anjing Dibungkus Karung Setelah Gagal Lewati Pos Penyekatan Kulon Progo

Adapun atas perbuatan terdakwa tersebut, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 89 ayat (2) jo pasal 45 ayat (5) Undang-undang (UU) RI Nomor 41 Tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 18 Tahun 2009 tentang peternakan dan kesehatan hewan. 

Diberitakan Tribunjogja.com sebelumnya, tindak pidana perdagangan anjing bermula saat terdakwa S (48) warga Sragen, Jawa Tengah mengangkut sebanyak 78 ekor anjing yang dibelinya dari Garut, Jawa Barat. 

Namun aksinya terbongkar oleh jajaran Polres Kulon Progo yang sedang menggelar Operasi Ketupat Progo di Jalan Raya Wates-Purworejo pada 6 Mei 2021 lalu. 

Puluhan ekor anjing tanpa disertai surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) tersebut dibawa menggunakan mobil menuju Solo dan akan dijual untuk dikonsumsi. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved