Sebanyak 85-90 Persen SD-SMP di Gunungkidul Sudah Laksanakan PTM Terbatas

Kabupaten Gunungkidul mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas sejak pekan lalu. Adapun jumlah sekolah yang sudah menggelar

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Pelaksanaan PTM Terbatas di SMP Negeri 1 Playen, Gunungkidul pada Senin (20/09/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kabupaten Gunungkidul mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas sejak pekan lalu.

Adapun jumlah sekolah yang sudah menggelar PTM Terbatas terus bertambah, terutama jenjang SD-SMP.

Kepala Bidang (Kabid) SMP, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Kiswara mengatakan hingga Senin (20/09/2021) ini hampir seluruh sekolah sudah menggelar PTM.

Baca juga: Sebanyak 3 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Kabupaten Magelang

"90 persen sudah mulai melakukan PTM Terbatas sampai saat ini," ungkapnya siang ini.

Menurut Kiswara, masih ada beberapa sekolah yang belum melaksanakan PTM lantaran kendala teknis. Antara lain karena sebagian besar ruang kelas sedang dilakukan pembangunan rehabilitasi.

Sekolah yang saat ini sedang proses rehabilitasi adalah SMP Negeri 1 Paliyan, SMPN 2 Patuk, SMPN 4 Wonosari, SMPN 4 Panggang, dan SMPN 1 Girisubo. Adapula sekolah yang sampai saat ini masih mematangkan persiapan PTM.

"Seperti SMPN 1 Wonosari sedang memenuhi prosedur kelengkapan untuk PTM," jelas Kiswara.

Kendala lainnya adalah pengawasan terhadap aturan jaga jarak para pelajar. Kondisi tersebut menurutnya dipengaruhi oleh karakteristik mobilitas para pelajar yang cukup tinggi.

Terlepas dari kendala tersebut, Kiswara menyatakan penerapan protokol kesehatan (prokes) di sekolah saat ini tetap aman. Kalaupun nantinya ada pelanggaran, evaluasi akan dilakukan.

Baca juga: Dukung Peningkatan Pendidikan, UGM Berikan Beasiswa Dato’ Dr Low Tuck Kwong untuk 311 Mahasiswa

"Tidak ada sanksi, akan kami benahi (pelanggaran), sebab prinsip kehati-hatian tetap dikedepankan," katanya.

Sementara itu, Kabid SD Disdikpora Gunungkidul, Sumarto mengatakan sudah 85 persen SD yang melakukan PTM. Sebagian sekolah masih belum memulai PTM lantaran wilayah sekitarnya masih zona rawan penularan COVID-19.

Selain itu, beberapa sekolah juga terlanjur menjadwalkan Penilaian Tengah Semester (PTS) secara daring. Selebihnya, pelaksanaan PTM di sekolah yang sudah memulainya dipastikan lancar.

"Sejauh ini aman menurut pantauan di lapangan," ujar Sumarto. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved