Breaking News:

Sebanyak 3 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Kabupaten Magelang

Akibat angin kencang  yang melanda wilayah Kabupaten Magelang pada Minggu (19/09/2021) lalu, tiga rumah di Dusun Marongan RT 08 RW 04

istimewa
Sebanyak 3 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Kabupaten Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Akibat angin kencang  yang melanda wilayah Kabupaten Magelang pada Minggu (19/09/2021) lalu, tiga rumah di Dusun Marongan RT 08 RW 04, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Gunawan Imam Suroso menuturkan, terjadinya angin kencang dipengaruhi perubahan musim.

Baca juga: Dukung Peningkatan Pendidikan, UGM Berikan Beasiswa Dato’ Dr Low Tuck Kwong untuk 311 Mahasiswa

"Saat ini, wilayah Kabupaten Magelang sedang berada pada musim pancaroba. Sehingga, intensitas angin kencang maupun puting beliung akan lebih tinggi. Diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober mendatang," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Senin (20/09/2021).

Ia menambahkan, selama memasuki musim pancaroba terhitung pada awal September sebanyak 2 wilayah di Kabupaten Magelang terkena dampak angin kencang, di antaranya wilayah Kajoran dan Ngluwar.

"Kedua wilayah tersebut memang lebih rentan. Namun, musibah alam tersebut tidak sampai mengakibatkan adanya korban jiwa. Hanya saja, kerusakan dan kerugian secara material," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya pun lakukan upaya penanganan dengan melakukan kerja bakti, penyaluran bantuan logistik, serta melakukan kajicepat dengan TRC Kajoran dan Pemdes  Sukomakmur.

Agar, korban yang terdampak bisa cepat terevakuasi dan diberi pelayanan.

Baca juga: Rayakan HUT Ke-79, Alumni SMAN 3 Yogyakarta: Merdeka Belajar Lewat Grha Padmanaba 

"Saat ini, korban sudah kami berikan penanganan dengan berkoordinasi langsung bersama tim di lapangan. Hari ini, juga sebanyak 50 personil kami kerahkan untuk membantu membersihkan puing-puing akibat terjangan angin kencang kemarin," ucapnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakaat supaya tetap waspada akan terjadinya bencana.

Apalagi, cuaca ekstrem diprediksi masih berlanjut yang didominasi hujan disertai angin kencang.

"Kami terus melakukan sosialisasi terkait mitigasi bencana,terutama untuk masyarakat di daerah rawan bencana. Dengan begitu, bisa meminimalisir risiko dari dampak bencana tersebut," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved