Breaking News:

BREAKING NEWS: Mulai Akhir Pekan Ini Berlaku Aturan Ganjil Genap di Jalan Malioboro 

Mulai pekan ini rekayasa lalu lintas ganjil genap di Kota Yogyakarta, khususnya di Jalan Malioboro dan obyek wisata resmi diberlakukan.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Miftahul Huda
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro saat menjelaskan penerapan ganjil genap, Senin (20/9/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mulai pekan ini rekayasa lalu lintas ganjil genap di Kota Yogyakarta, khususnya di Jalan Malioboro dan obyek wisata resmi diberlakukan.

Penerapan ganjil genap itu ditandai dengan dilaksanakannya apel gelar pasukan Operasi Patuh Progo 2021 Polresta Yogyakarta, Senin (20/9/2021) pagi.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan, Operasi Patuh Progo 2021 berlaku mulai hari ini Senin 20 September sampai dengan Minggu 3 Oktober 2021.

Baca juga: Tekan Laka Lantas, 144 Personil Polres Kulon Progo Dikerahkan dalam Ops Patuh Progo 2021

Bersamaan dengan itu, penerapan rekayasa lalu lintas ganjil genap di Jalan Malioboro dan destinasi wisata juga resmi diberlakukan.

"Yang Malioboro sebenarnya sudah mulai kemarin. Baru percobaan, tapi kami evaluasi. Jadi kami sudah siapkan ada tiga pos yakni Pos Tugu, Kretek, dan Gardu Anim," katanya, seuasi apel gelar pasukan ops patuh progo 2021 di Polrestas Yogyakarta.

Dengan begitu, lanjut Purwadi, mulai pekan ini khususnya di hari Sabtu dan Minggu penerapan rekayasa lalu lintas ganjil genap sudah siap dilaksanakan.

Nantinya, pada tanggal genap misalnya Sabtu (25/9/2021) yang akan datang merupakan tanggal ganjil, maka kendaraan yang boleh melintas di Jalan Malioboro dan tiga destinasi wisata yang sudah dibuka haruslah berplat ganjil.

"Jadi kami coba kendaraan yang masuk Malioboro untuk tanggap ganjil ya kendaraan ganjil, untuk tanggal genap ya kendaraan genap," terang Purwadi.

Rekayasa ganjil genap berlaku bagi semua kendaraan, baik kendaraan pribadi roda empat maupun roda dua.

"Semua kendaraan, kalau dilihat dari kondisi sekarang yang namanya wisata kan gak hanya pakai kendaraan roda empat, apalagi setiap malam minggu sudah ada ratusan bus masuk artinya Jogja sudah menggeliat," terang Purwadi.

Dia meminta supaya masyarakat memahami kebijakan tersebut lantaran itu semata-mata untuk mengurangi potensi kerumunan setiap akhir pekan.

Baca juga: Hasil Pertandingan dan Klasemen BRI Liga 1 2021 Pekan Ketiga, PSS Sleman Raih Kemenangan Pertama

"Kita sosialisasikan bersama, dan cari yang terbaik. Bagaimana orang tetap berwisata tetapi masyarakat tetap aman dan sehat. Sementara pelaksanaan Sabtu-Minggu lainnya menyesuaikan, kami upayakan semuanya aman," tegas dia.

Dijelaskan Purwadi dengan adanya penerapan ganjil genap, titik penyekatan jalan yang sebelumnya diterapkan kini hanya dipindahkan untuk memantau kendaraan berpelat ganjil dan genap.

"Penyekatan bukan tidak ada, kami hanya berpindah untuk memudahkan monitoring ganjil genap," terang dia.

Kebijakan ganjil genap itu akan diberlakukan hingga ada kebijakan baru dari instansi terkait. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved