Breaking News:

Tekan Laka Lantas, 144 Personil Polres Kulon Progo Dikerahkan dalam Ops Patuh Progo 2021

Sebanyak 144 personil di wilayah hukum Polres Kulon Progo dikerahkan pada operasi patuh progo 2021. Giat operasi tersebut digelar selama 20 hari

TRIBUNJOGJA.COM/ Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Apel giat ops patuh progo 2021 di halaman Polres Kulon Progo, Senin (20/9/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sebanyak 144 personil di wilayah hukum Polres Kulon Progo dikerahkan pada operasi patuh progo 2021. Giat operasi tersebut digelar selama 20 hari terhitung sejak Senin (19/9/2021) ini. 

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini mengatakan meski bersifat operasi patuh namun giat itu dilakukan secara preemtif, preventif serta dalam penegakan hukum bersifat humanis.

"Melalui operasi itu diharapkan bisa meningkatkan ketertiban dalam berlalu lintas. Sebab kecelakaan terjadi diawali dengan pelanggaran," kata Fajarini, Senin (20/9/2021). 

Baca juga: Bantu Kesejahteraan, DPK Gunungkidul Dorong Peningkatan Literasi Kaum Ibu

Apalagi di wilayah Kulon Progo kejadian laka lantas mayoritas disebabkan karena adanya kelalaian. 

Berdasarkan data dari Polres Kulon Progo dalam periode 1 Januari-31 Agustus 2021, jumlah total kejadian laka sebanyak 393 dan jumlah kejadian laka berakibat korban meninggal dunia ada 44 dengan total kerugian sebesar Rp 142.850.000

Kemudian total korban meninggal dunia ada 48, total korban dengan luka berat ada 3 dan total korban dengan luka ringan ada 627.

Sebelumnya, jajaran Polres Kulon Progo juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui media sosial (medsos). 

Selain itu, petugas di lapangan juga sudah dibekali masker bila mendapati warga yang tidak menggunakan masker. 

Baca juga: Patroli Balap Liar JJLS Gunungkidul, 28 Motor Knalpot Blombongan Diamankan Aparat

Kasatlantas Polres Kulon Progo, AKP A Purwanta mengimbau kepada masyarakat agar tetap menaati protokol kesehatan (prokes). 

Selain itu masyarakat juga diharapkan lebih berhati-hati untuk mencegah terjadinya laka lantas khususnya di jalur utama. 

"Kami juga melaksanakan patroli rutin untuk menekan angka kecelakaan. Apalagi laka lantas terjadi diakibatkan human eror," kata Purwanta. (scp)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved