Kecelakaan Bus Pariwisata di Karangmojo Gunungkidul, Polisi Periksa Sopir Hingga Pengelola Wisata
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Sakti, mengatakan sopir hingga pengelola wisata Gua Tanding akan dimintai keterangan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kecelakaan (laka) yang melibatkan bus pariwisata asal Jawa Tengah terjadi di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul pada Sabtu (18/09/2021) petang.
Adapun mereka diinformasikan baru saja keluar dari obyek wisata Gua Tanding.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Sakti, mengatakan sopir hingga pengelola wisata Gua Tanding akan dimintai keterangan.
Pasalnya, diketahui mereka ternyata baru saja keluar dari sana.
"Akan kami proses sampai tuntas," kata Martinus pada wartawan, Minggu (19/09/2021).
Baca juga: BREAKING NEWS : Bus Rombongan Wisatawan Terguling di Kawasan Wisata Goa Tanding
Baca juga: PTM di Gunungkidul Efektif Mulai Senin Pekan Depan
Ia mengatakan kasus bus pariwisata asal Semarang ini harus menjadi pelajaran.
Selain soal kehati-hatian juga terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul yang sampai saat ini masih tetap menutup aktivitas wisata di masa PPKM Level 3 ini.
Tak jauh berbeda, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Harry Sukmono, menyayangkan adanya bus pariwisata yang tetap datang. Padahal info penutupan sudah dipublikasikan secara luas.
"Sangat disayangkan, padahal sudau kami infokan bahwa tempat wisata ditutup sementara, mengikuti Inmendagri, Ingub, dan Inbup," kata Harry.
Dispar Gunungkidul pun turut turun tangan menggali keterangan dari pengelola wisata.
Adapun proses mencari informasi dan kronologi kejadian dilakukan oleh Bidang Destinasi.

Bus pariwisata dengan plat H 1446 BW tersebut membawa 27 penumpang yang diketahui berasal dari Semarang.
Kecelakaan terjadi saat kendaraan baru saja keluar dari lokasi wisata.
Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, mengatakan bus tersebut sempat berpapasan dengan kendaraan pickup yang sedang berhenti untuk memuat hasil panen kacang. Saat berpapasan itulah, jalan yang dilalui bus ambles.
"Bus akhirnya terguling ke kiri dan masuk ke ladang warga setempat," jelasnya.