Breaking News:

BPJS Ketenagakerjaan

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan bagi Guru Honorer, Nelayan hingga Petani: Ini Dia Manfaatnya

Menteri Ketenagakerjaa (Menaker), Ida Fauziyah, pun meminta pemerintah daerah untuk memberikan jaminan sosial kepada pekerja bukan penerima upah

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
dok.istimewa
BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUNJOGJA.COM - Guru Honorer hingga guru ngaji, nelayan hingga petani dan juga pengemudi ojek serta pekerja lain di sektor informal berhak mendapatkan jaminan perlindungan sosial. 

Ilustrasi - Pelanggan BPJS Ketenagakerjaan (Dok. BPJS)
Ilustrasi - Pelanggan BPJS Ketenagakerjaan (Dok. BPJS) (DOK BPJS)

Menteri Ketenagakerjaa (Menaker), Ida Fauziyah, pun meminta pemerintah daerah untuk memberikan jaminan sosial itu kepada pekerja bukan penerima upah tersebut melalui BPJS Ketenagakerjaan

Manfaatnya sangat banyak. Ida menyebutkan itu sebagai salah satu cara melahirkan generasi baru yang masa depannya sudah terpikirkan. 

Disebutkan, bagi orangtua yang meninggaldunia, pendidikan anaknya akan ditanggung hingga perguruan tinggi.

Pekerja akan mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang manfaatnya berupa pengobatan tanpa batas biaya.

Selain itu juga mendapat Jaminan Kematian (JKm) yang manfaatnya akan diterima ahli waris jika peserta meninggal dunia berupa santunan uang tunai.

Dengan manfaat sebanyak itu, Menteri Ketenagakerjaa (Menaker), Ida Fauziyah mengajak pemerintah daerah untuk memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk sektor informal (pekerja bukan penerima upah) agar mendapatkan jaminan perlindungan sosial.

Ajakan tersebut ia sampaikan dalam acara Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah sekaligus memberikan secara simbolis santunan kepada keluarga pekerja kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Cilegon, Banten, Jumat (17/9/2021), dikutip Tribun Jogja dari laman kompas.com.

Ida mengatakan, pekerja formal maupun informal menghadapi risiko kerja. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19, siapapun merasa perlu untuk mendapatkan jaminan sosial.

"Para pekerja seperti guru honorer, guru ngaji, marbot masjid, pengemudi ojek online, nelayan, petani, mereka semua sangat rentan dalam melakukan pekerjaan, jadi ini penting untuk pemerintah daerah memberikan perlindungan sosial baik kedepannya," ujarnya dalam siaran pers tertulis, Jumat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved