Breaking News:

Penjelasan Ketua KPK Soal Pesan Berantai yang Sebut 57 Pegawai Nonaktif Dipecat 1 Oktober

Penjelasan Ketua KPK Soal Pesan Berantai yang Sebut 57 Pegawai Nonaktif Dipecat 1 Oktober

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Nasib 57 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) hingga saat ini belum ada kejelasan.

Di tengah ketidakjelasan tersebut, muncul pesan berantai yang isinya menyebutkan 57 pegawai KPK yang tak lolos TWK tersebut akan diberhentikan mulai 1 Oktober mendatang.

Dalam pesan berantai yang beredar tersebut, disebutkan kalau surat keputusan pemberhentian mereka sudah ditanda tangani.

"SK (Surat Keputusan) Pemberhentian kita sudah ditandatangani dengan TMT (Terhitung Mulai Tanggal) 1 Oktober 2021," bunyi pesan yang diterima awak media, Rabu (15/9/2021) seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com.

Lanjut pesan itu, dijelaskan proses penyusunan surat keputusan dilaksanakan oleh biro hukum, yang biasanya dilakukan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM).

"Proses penyusunan SK dilaksanakan oleh Biro Hukum, yang mana biasanya dilakukan oleh Biro SDM. Baru penomorannya dilalukan oleh Plh Kabag Yanpeg," tulis pesan tersebut.

Terkait dengan munculnya pesan berantai tersebut, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan pihaknya akan menjelaskan secara resmi terkait dengan kabar tersebut.

"Nanti ada waktunya dijelaskan oleh KPK kepada publik," ujar Firli lewat pesan singkat, Rabu (15/9/2021), dikutip dari Tribunnews.com.

Akan tetapi, Firli enggan merinci waktu pastinya kapan KPK akan menjelaskan isu pemecatan pegawai gagal tes aparatur sipil negara (ASN) tersebut.

Bahkan, Firli meminta masyarakat tidak berspekulasi negatif terlebih dahulu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved