Breaking News:

Kota Yogyakarta

Godog Perwal Baru, Pemkot Yogya Bakal Longgarkan Perizinan bagi Usaha Berisiko Rendah 

Harapannya, regulasi tersebut bisa memberikan peluang secara terbuka bagi warga, dalam menjalankan asetnya untuk kepentingan usaha. 

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Yogyakarta, Nurwidihartana. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta siap memberikan kemudahan akses bagi warga masyarakat yang hendak mengajukan izin usaha.

Selain memangkas alur birokrasi, persyaratan juga bakal disederhanakan. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Nurwidihartana berujar, seiring terbitnya UU Cipta Kerja, berbagai kemudahan itu sebenarnya sudah diberikan oleh pemerintah pusat. 

Namun, lanjutnya, Pemkot bakal memperluas kemudahan tersebut, dengan menerbitkan regulasi baru.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Sudah Terbitkan KTP-el untuk 3 Transgender Agar Bisa Mengakses Vaksin Covid-19

Hingga kini, pihaknya masih melakukan koordinasi antar OPD. 

"Jadi, kita sedang menyiapkan regulasi baru melalui Perwal (Peraturan Wali Kota). Sudah dikoordinasikan dangan OPD yang mengampu persyaratan. Semoga saja, dalam waktu dekat bisa diterbitkan," terangnya, Rabu (15/9/2021). 

Nurwidi tak menampik, keberadaan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diakses melalui Online Single Submission (OSS), memang sudah memberikan kemudahan tersendiri bagi  pelaku usaha, untuk mengurus proses perizinan. 

Hanya saja, diakuinya, masih banyak diantara mereka yang terkendala dalam persyaratan.

Karenanya, Pemkot menilai, dibutuhkan klasifikasi usaha berdasarkan tingkat risiko.

Sehingga, persyaratannya tak lantas dipukul rata. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved