Breaking News:

Yogyakarta

BKD DIY Siapkan Layanan Vaksin bagi Peserta SKD CPNS

Sebanyak 24.700 pelamar CPNS dan PPPK di DIY diwajibkan menjalani vaksinasi Covid-19 sebagai syarat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Suasana Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan PPPK di DIY, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 24.700 pelamar CPNS dan PPPK di DIY diwajibkan menjalani vaksinasi Covid-19 sebagai syarat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Selain itu, para CPNS juga wajib swab test RT PCR atau rapid test antigen sebelum menjalani tes.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Amin Purwani menjelaskan, peserta yang belum menerima vaksin tetap diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi.

Pihaknya akan mendata peserta yang belum divaksin saat proses registrasi. 

Baca juga: Cegah Praktek Perjokian, Tes SKD CPNS DIY Dilengkapi Face Recognition

Setelah mengerjakan soal, mereka dapat menggunakan layanan vaksinasi gratis yang disiapkan BKD DIY.

"Ada vaksin di tempat, tapi vaksinnya setelah tes," jelas Amin, Senin (14/9/2021).

Vaksinasi dilaksanakan setelah tes agar peserta dapat tetap konsentrasi dalam mengerjakan soal.

Sebab, tak jarang vaksin Covid-19 menimbulkan efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang dapat mempengaruhi konsentrasi peserta.

"Kalau sebelum tes kalau KIPI-nya mengantuk kan kasihan. Yang penting peserta datang bawa surat keterangan negatif (antigen/PCR). Insya Allah ketika datang di situ sehat dengan bukti itu. Yang belum vaksin dicatat kan, kalau dia memenuhi syarat untuk vaksin ya nanti setelah tes nanti vaksin sudah disiapkan," terang Amin.

Kepala Bidang Perencanaan Pengadaan dan Sistem Informasi Pegawai, Harry Susan Pujiharjo menambahkan, peserta yang belum divaksin akan ditandai dengan pita merah.

Baca juga: Peserta Tes CPNS di DI Yogyakarta Wajib Tes PCR/Antigen Covid-19 untuk Ikut Seleksi

Setelah mengerjakan tes, mereka dapat menuju ke mobil vaksin yang disiapkan BKD DIY.

"Misalnya ada yang belum divaksin karena di daerah tentu mungkin belum ada vaksinnya, kita tandai dengan tanda merah. Setelah ujian akan kami fasilitasi untuk vaksin," terangnya.

Kendati demikian, untuk peserta yang memiliki komorbid atau sedang berada dalam kondisi hamil dan menyusui mendapat pengecualian terkait syarat wajib vaksin tersebut.

"Itu nanti dibuktikan dengan surat keterangan dokter," jelasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved