Breaking News:

Sri Sultan Hamengku Buwono X Geram dengan Aktivitas Tambang Ilegal di Gunung Merapi: Rusak Semua

Pemda DIY menutup belasan lokasi tambang yang berada di hulu Gunung Merapi  belum lama ini. Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY menutup belasan lokasi tambang yang berada di hulu Gunung Merapi  belum lama ini.

Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X pun sempat mengeluarkan titah raja "gunung harus kembali ke gunung" sebagai bentuk keprihatinan atas kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar Merapi.

"Rusak semua. Sehingga ini jelas bagi saya tidak pro lingkungan," tegas Sri Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Belum ada Transgender di Bantul yang Mengajukan Permohonan Perubahan Data Diri

Menurut amatannya, aktivitas tambang ilegal di Merapi kian memprihatinkan.

Sri Sultan pun sempat menemui bekas galian tambang sedalam 80 hingga 90 meter.

Lubang galian itu dibiarkan menganga tanpa disertai proses pemulihan.

"Tapi tanpa reklamasi dan sebagainya. Jadi kalau saya, yang dicari (penambang) hanya duit saja. Keserakahan itu yang dimaksud (titah raja). Karena kalau melihat ke sana (bekas tambang) itu luar biasa itu dalamnya 50-80 meter," ujar Sri Sultan.

Sultan melanjutkan, pihaknya sudah menutup 14 lokasi tambang ilegal di Kapanewon Cangkringan, Sleman.

Baca juga: Gembira Loka Zoo Rencanakan Uji Coba Pembukaan Destinasi Wisata Besok, Ini Penjelasannya

Adapun delapan di antaranya merupakan tanah Kasultanan Yogyakarta atau Sultan Ground dan enam sisanya merupakan tanah kas desa.

Penutupan dilakukan dengan memasang portal untuk menghalau kedatangan truk tambang.

"Ya dasarnya tidak ada izin," tegas Sri Sultan. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved