Breaking News:

Belum ada Transgender di Bantul yang Mengajukan Permohonan Perubahan Data Diri

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul terus mendorong seluruh masyarakat untuk mengurus Administrasi Kependudukan

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
Ist
Ilustrasi KTP 

Belum ada Transgender di Bantul yang Mengajukan Permohonan Perubahan Data Diri

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul terus mendorong seluruh masyarakat untuk mengurus Administrasi Kependudukan (Adminduk), tak terkecuali bagi transgender.

Selain untuk tertib adminduk, langkah ini dilakukan agar setiap transgender bisa mendapatkan layanan vaksinasi di mana salah satu syaratnya adalah memiliki KTP-el.

Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka bagi siapapun termasuk transgender dalam mendaftarkan diri untuk keperluan adminduk.

Baca juga: Gembira Loka Zoo Rencanakan Uji Coba Pembukaan Destinasi Wisata Besok, Ini Penjelasannya

Hanya saja, dari pantauannya, sampai saat ini belum ada transgender yang mengakses layanan ini di Kabupaten Bantul.

"Belum ada sampai sekarang. Tapi prinsip kami selaku instansi pelayanan publik, Disdukcapil siap merespon apabila ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan KTP, juga mencakup transgender, kami siap melayani," ujarnya Senin (13/9/2021).

Meski sampai saat ini belum ada satupun transgender yang mengakses layanan di Bantul, namun Bambang mengakui bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, pusat hingga berkoordinasi dengan paguyuban atau fasilitator transgender yang ada di DIY.

Secara peraturan, pembuatan KTP-el untuk transgender harus melalui mekanisme sendiri, dalam hal ini harus ada surat putusan pengadilan yang menyatakan bahwa orang tersebut merupakan transgender.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat Kabupaten Bantul yang ingin mengurus Administrasi Kependudukan (Adminduk) kini juga bisa melalui aplikasi Dukcapil Smart Bantul.

Baca juga: Kasus Boikot Saipul Jamil, Pakar UGM Nilai Masyarakat Jengah dengan Kondisi Penyiaran Indonesia

"Melalui aplikasi berbasis android ini semua masyarakat bisa mengakses lewat situ. Jadi tidak dibedakan apakah itu transgender atau masyarakat umum," tandasnya.  

Aplikasi ini mencakup seluruh layanan adminduk seperti pembuatan KTP, update data Kartu Keluarga, KIA, akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, akta perceraian hingga pindah datang maupun pindah keluar.

"Jadi semua fungsi layanan Dukcapil sudah bisa diakses melalui aplikasi Dukcapil smart ini. Dan dengan aplikasi ini alhamdulillah sangat membantu masyarakat kita untuk bisa menegakan prokes terkait covid-19," ujarnya.

"Tidak perlu antre, tidak perlu berduyun-duyun ke Dukcapil, dengan aplikasi Dukcapil Smart Bantul, cukup di rumah saja, semua bisa dilakukan lewat HP," tandasnya. (nto)  

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved