Breaking News:

Gembira Loka Zoo Rencanakan Uji Coba Pembukaan Destinasi Wisata, Ini Penjelasannya

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah bersiap untuk melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata di tengah kebijakan Pemberlakukan Pembatasan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja.com/Yudha Kristiawan
ILUSTRASI Suasana GL Zoo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah bersiap untuk melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata di tengah kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Uji coba pembukaan destinasi wisata tersebut baru akan dilakukan ditiga tempat wisata yakni Taman Tebing Breksi, Gembira Loka Zoo, dan Hutan Pinusari Mangunan.

Pembukaan tempat wisata itu sudah berdasarkan surat edaran (SE) Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bernomor SE/8/IL.04.00 DII/2021 yang dalam isinya menunjuk 20 destinasi wisata di Pulau Jawa untuk melakukan uji coba operasi dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi serta penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Baca juga: Kasus Boikot Saipul Jamil, Pakar UGM Nilai Masyarakat Jengah dengan Kondisi Penyiaran Indonesia

Manager Marketing Gembira Loka Zoo, Yosi Hermawan mengatakan, seluruh karyawan kebun binatang di Gembira Loka Zoo telah mendapat vaksinasi Covid-19.

Oleh sebab itu, dirinya menegaskan keamanan selama pelaksanaan uji coba pembukaan destinasi wisata hingga dibuka secara penuh bisa terjamin.

"Vaksin untuk karyawan dan keluarga sudah kami lakukan sejak beberapa bulan lalu," kata Yosi saat dihubungi, Senin (13/9/2021).

Yosi menambahkan, berdasarkan rapat bersama manajemen kemarin, diputuskan bahwa pihaknya tidak akan menolak masyarakat umum selama masa uji coba internal itu berlangsung.

"Tidak ada salahnya untuk membantu pengunjung yang sudah ada di sini sekalian sosialisasi. Walaupun secara garis besar, secara promosi, kami belum mengumumkan Gembira Loka buka," bebernya.

Secara teknis, pihak Gembira Loka Zoo dikatakan Yosi sudah memiliki kesiapan yang matang.

Dan apabila seluruh komponen destinasi wisata itu telah terpenuhi, pemerintah pusat memberikan mandat supaya pihak pengelola destinasi wisata segera membuka obyek wisatanya.

"Walaupun secara lisan, kami sudah mendapatkan mandat silakan dibuka. Karena pada prinsipnya untuk buka tempat wisata dari 20 destinasi hanya berdasarkan kesiapan pengelola. Kalau lebih cepat dari sana (pusat) arahannya ya lebih baik untuk uji coba tersebut dilakukan," sambung dia.

Baca juga: Capaian Dosis 1 Suntikan Vaksin COVID-19 di Gunungkidul Lampaui 50 Persen

Dari uji coba yang rencananya akan dilakukan itu, maka akan terlihat kekurangan dan kelemahan selama operasional.

Selanjutnya, pihak pengelola akan menjadikan hasil uji coba itu sebagai bahan evaluasi sebelum tempat wisata itu beroperasi secara terbatas di masa pandemi Covid-19 dan PPKM.

"Kemungkinan besok pagi bisa kami lakukan untuk uji coba tersebut untuk bisa dikunjungi seluruh masyarakat," tandasnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved