Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

PPKM Level 3 di Kulon Progo, Alun-alun Wates Masih Ditutup Sementara

Pemkab Kulon Progo belum akan membuka Alun-alun Wates (Alwa) pada perpanjangan PPKM hingga 13 September mendatang.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Ilustrasi suasana kawasan Alun-alun Wates 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo belum akan membuka Alun-alun Wates (Alwa) pada perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 13 September 2021 mendatang. 

Meski pada perpanjangan PPKM tersebut, Kulon Progo yang masuk dalam wilayah aglomerasi DI.Yogyakarta sudah turun ke level 3 dari yang semula level 4.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, fasilitas umum (fasum) seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya masih ditutup sementara waktu. 

Baca juga: DPRD Kulon Progo Minta Pemkab Segera Beri Solusi bagi PKL di Alun-alun Wates

"Untuk kawasan Alwa kami belum berani membuka. Karena termasuk fasilitas umum sebab di area itu ada taman. Serta biasanya digunakan untuk berjualan dan tempat olahraga. Sehingga masih ditutup sementara waktu," tuturnya, Selasa (7/9/2021). 

Namun, kata Sutedjo, pedagang kreatif lapangan (PKL) yang sebelumnya berjualan di Alwa boleh berjualan di tempat lain yang ada di sekitar kawasan tersebut. 

Selain fasum, uji coba destinasi wisata juga masih menunggu arahan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Sebab, daftar tempat wisata yang akan diujicobakan juga akan ditentukan oleh Kemenparekraf. 

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Kawasan Alun-alun Wates Ditutup Sementara

Bila nantinya sudah menerima arahan, wisatawan dan pegawai di destinasi wisata wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi untuk melakukan skrining. 

Kemudian anak berusia di bawah 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan uji coba ini. 

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat dan provinsi terkait kebijakan tersebut. 

"Untuk kebijakannya (pembukaan destinasi wisata di Kulon Progo) top down. Sehingga kami masih menunggu pusat dan DIY," ujarnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved