62 Persen Pelajar Gunungkidul Sudah Disuntik Dosis Pertama Vaksin COVID-19

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, menyampaikan bahwa capaian vaksinasi COVID-19 bagi pelajar hingga kini sudah mencapai 62 persen.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul terus mengejar penyelesaian vaksinasi COVID-19 bagi berbagai kelompok masyarakat.

Salah satunya bagi pelajar, demi mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, menyampaikan bahwa capaian vaksinasi COVID-19 bagi pelajar hingga kini sudah mencapai 62 persen.

"62 persen ini yang sudah mendapat dosis pertama, sedangkan yang dosis kedua baru 5,9 persen," jelas Dewi pada wartawan, Selasa (07/09/2021).

Ia mengatakan untuk pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar tergolong lebih mudah pengelolaannya.

Namun kendala tetap ada, terutama pada persediaan vaksin COVID-19 yang digunakan.

Dewi sebelumnya mengatakan persediaan vaksin COVID-19 jenis Sinovac yang digunakan untuk pelajar sangat bergantung pada distribusi dari pusat. Namun ia menyatakan saat ini kendala tersebut bisa ditangani.

"Memang sempat terkendala, tapi sekarang bisa terkendali," katanya.

Adapun upaya yang dilakukan berupa kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki persediaan vaksin COVID-19 jenis Sinovac.

Antara lain dari unsur TNI dan POLRI.

Dinkes Gunungkidul menargetkan 59.143 remaja yang merupakan pelajar mendapat vaksin COVID-19.

Upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan baik untuk dosis pertama dan kedua.

"Agar nantinya PTM di Gunungkidul bisa dilaksanakan, mengingat syarat utamanya sudah divaksin," ujar Dewi.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Sudya Marsita, sebelumnya juga mengatakan pelaksanaan PTM sangat bergantung pada penyelesaian vaksinasi COVID-19 bagi pelajar.

Oleh karenanya, ia berharap vaksinasi berjalan lancar agar rencana pelaksanaan PTM tidak terkendala.

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Dinkes Gunungkidul terkait pendataan pelajar.

"Kami bantu untuk pendataan, sedangkan pelaksanaan vaksinasi diserahkan sepenuhnya ke Dinkes," jelas Sudya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved