Pemkab Kulon Progo Targetkan Kasus Covid-19 Turun Signifikan di Bulan September Ini

Pemkab Kulon Progo Targetkan Kasus Covid-19 Turun Signifikan di Bulan September Ini

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Isoter Rusunawa Giripeni di Kabupaten Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo terus mengupayakan penurunan kasus covid-19 dan angka kematian pasien hingga 50 persen di bulan September ini.

Pemerintah menargetkan penurunan mencapai 50 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan di wilayahnya puncak kasus Covid-19 terjadi pada Juli 2021 lalu. 

Di bulan tersebut, penambahan kasus harian di kisaran 300 kasus. Sehingga total penambahan kasus selama Juli 2021 tercatat ada 8.309 kasus. 

Kemudian pada Agustus 2021, gugus tugas setempat menyatakan kasus Covid-19 relatif menurun dibandingkan bulan sebelumnya.

"Di Agustus penurunan bisa separonya dibandingkan Juli karena penambahan kasus hariannya di bawah 100 kasus. Sehingga kami berharap di September 2021 ini bisa menurun separonya lagi," ucap Baning, Minggu (5/9/2021). 

Selain kasus Covid-19, gugus tugas berharap penurunan juga terjadi pada kematian pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. 

Baca juga: Besok Senin, 6 September PPKM Berakhir, Akankah Diperpanjang Lagi?

Baca juga: Wawali Kota Yogyakarta Mengklaim Kecepatan Vaksinasi Covid-19 di Wilayahnya Tertinggi di Indonesia

Pada Juli 2021, pasien isoman di rumah tercatat ada sekitar 5 ribuan. Dengan total kematian 209 orang, 43 di antaranya meninggal di rumah.

Penyebabnya saat itu kapasitas tingkat hunian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RS rujukan Covid-19 tidak memadai.

Sementara mulai Agustus 2021, pasien yang isoman tinggal 800 orang dengan total kematian 96 orang, 18 di antaranya meninggal di rumah. 

Penurunan itu tidak lepas dari upaya pemerintah Kabupaten (pemkab) Kulon Progo dalam menekan jumlah kematian pasien ketika isoman.

Dengan menambah BOR di RS bagi pasien bergejala berat dan mendirikan tempat isolasi terpusat (isoter) di Rusunawa Giripeni untuk pasien bergejala ringan ke sedang. 

Berdasarkan data dari Dinkes Kulon Progo per Sabtu (4/9/2021) kemarin, jumlah pasien yang terpapar Covid-19 sebanyak 21.381 orang.

Rinciannya 598 orang masih menjalani isolasi, 20.368 orang selesai isolasi dan 415 orang meninggal dunia. (Tribunjogja/Sri Cahyani Putri)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved