Breaking News:

Kabupaten Sleman

Jadi Kampung Miliarder, Warga Sanggrahan Pilih Cari Tempat Tinggal daripada Beli Kendaraan

Sebagian warga Padukuhan Sanggrahan, Tirtoadi, Sleman mendadak menjadi miliarder karena terdampak proyek pembangunan jalan tol Jogja - Bawen.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Jogoboyo (Kasi Pemerintahan) Kalurahan Tirtoadi, menunjukkan patok tol Jogja- Bawen. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebagian warga Padukuhan Sanggrahan, Tirtoadi, Sleman mendadak menjadi miliarder karena terdampak proyek pembangunan jalan tol Jogja - Bawen.

Warga terdampak sudah mendapat uang ganti rugi.

Namun uang tersebut mayoritas tidak digunakan untuk membeli kendaraan mewah.

Warga lebih memilih mencari tanah pengganti sebagai tempat tinggal ketimbang membeli kendaraan. 

"Warga Sanggrahan ini tidak konsumtif. Rata-rata kalau belum punya rumah dan tanah, warga tidak mau membeli mobil. Mereka lebih memilih beli rumah dan tanah," kata Jogoboyo (Kasi Pemerintahan) Kalurahan Tirtoadi sekaligus menjabat Plt Dukuh Sanggrahan, Heky Prihantoro, Minggu (5/9/2021). 

Baca juga: Hampir Separuh dari Rumah Penduduk di Sanggrahan Tergerus Jalan Tol

Wilayah Padukuhan Sanggrahan terdampak pembangunan trase jalan tol Jogja - Bawen maupun Jogja - Solo.

Hampir lima puluh persen rumah warga di sana tergerus.

Heky mengatakan, ada 120 bidang tanah di padukuhan Sanggrahan, dari total 344 bidang tanah di Kalurahan Tirtoadi yang tergerus dalam proyek pembangunan jalan tol Jogja - Bawen.

Di mana 60 - 70 bidang berupa bangunan.

Lainnya lahan persawahan maupun pekarangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved