Breaking News:

Jawa

Edukasi Masyarakat tentang Pemilu, Bawaslu Magelang Buat Program SKPP

Program Desa SKPP ini merupakan bagian dari edukasi Bawaslu dalam Program Pengawas Partisipatif.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Edukasi Masyarakat Tentang Pemilu, Bawaslu Magelang Buat Program SKPP 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Satu di antara program dari Bawaslu Kabupaten Magelang adalah Pengawasan Partisipatif melalui Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP).

Kegiatan tersebut membidik generasi muda, kaum milenial terkait pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Habib Shaleh mengatakan, program Desa SKPP ini merupakan bagian dari edukasi Bawaslu dalam Program Pengawas Partisipatif.

"Masyarakat bukan menjadi objek dari pemilu melainkan masyarakat menjadi aktor utama dalam penyelenggaraan pemilu. Artinya masyarakat atau rakyat mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari pada wakil rakyat yang dipilih," jelasnya pada Minggu (05/09/2021).

Baca juga: Pakar Hukum UGM Desak Reformasi Parpol Segera Dilakukan Sebelum Pemilu 2024

Ia menambahkan, dalam menentukan pemilihan adalah  hak semuanya sebagai masyarakat

Sedangkan,  Bawaslu, partai politik, tim sukses tidak berhak untuk mengarahkan. 

"Nah ini menjadi tugas kami Bawaslu agar anda sebagai masyarakat tidak dipaksa dan memilih sesuai dengan hati nurani," terangnya.

Disampaikannya jika pemilu sebetulnya adalah konflik yang dilembagakan.

Untuk itu terdapat KPU Sebagai penyelenggara, Bawaslu sebagai pengawas dan menciptakan pemilu yang bersih dan berintegritas.

Baca juga: Tantangan Pemilu 2024 di Magelang Akan Lebih Banyak

"Mari kita berdiskusi untuk memetakan dan membedah persoalan yang terjadi terkait pemilu itu apa, dan solusinya seperti apa," terangnya.

Ketika masyarakat sudah paham dan mengerti tentang peran masyarakat dalam kegiatan pemilu.

Maka, masyarakat pun bisa diajak untuk mendeklarasikan Masyarakat Desa sebagai Desa Anti Politik Uang.

"Dengan adanya diskusi dan deklarasi Desa Anti Politik Uang , saya berharap dapat memahamkan masyarakat untuk memberikan hak pilih secara benar sehingga tercipta pemilu yang bersih, damai dan berintegritas," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved