Breaking News:

Polres Magelang Berhasil Meringkus Pengedar Sabu Asal Semarang

Satuan petugas Polres Magelang berhasil meringkus seorang pria pengedar narkoba jenis sabu berinisial RC (27) asal Gedawang, Kecamatan Banyumani,

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Polres Magelang saat melalukan konfrensi pers, Selasa (31/09/2021) kemarin 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Satuan petugas Polres Magelang berhasil meringkus seorang pria pengedar narkoba jenis sabu berinisial RC (27) asal Gedawang, Kecamatan Banyumani, Kota Semarang.

Adapun, kronologi penangkapan pelaku bermula dari informasi masyarakat Dusun Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang  yang sering dijadikan tempat transaksi narkotika. 

Kapolres Magelang, Mochamad Sajarod Zakun menuturkan, pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan setelah mendapatkan informasi tersebut.

Baca juga: Asprov PSSI DIY Sudah Siap Gelar Kompetisi Liga 3, Namun Masih Tunggu Keputusan PSSI Pusat

"Kami lakukan penyelidikan yang berkelanjutan, akhirnya tim Sat Resnarkoba pada Sabtu (21/08/2021) sekitar pukul 23.00 WIB berhasil mengamankan pelaku yang dicurigai akan melakukan transaksi narkotika di depan outlet makanan siap saji di wilayah Mertoyudan," jelasnya Selasa (31/08/2021) kemarin.

Saat dilakukan penggeledahan, Polres Magelang berhasil mengamankan berbagai barang bukti di antaranya, satu plastik klip transparan yang berisi serbuk kristal yang diduga sabu terbungkus tisu dan di isolasi warna hitam yang ditemukan di saku celana pelaku.

Kemudian, satu plastik klip transparan berisi serbuk kristal yang diduga sabu dan pipet kaca dalam bungkus rokok yang disimpan dalam dasboard sepeda motor milik tersangka.

Baca juga: Kesulitan Air Bersih, 3 Desa di Kemalang Klaten Paling Terdampak, BPBD Distribusikan 441 Tangki Air

"Setelah dilakukan penggeledahan ternyata benar , semua barang bukti itu milik pelaku," ujarnya.

Atas tindakannya tersebut, pelaku dikenai Pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama dua belas tahun.

Serta denda paling sedikit Rp800.000.000 ( delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp8.000.000.000 ( delapan milyar rupiah). (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved