Breaking News:

Capaian Vaksin COVID-19 di Klaten untuk Dosis 1 Baru 21,04 Persen

Capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah untuk dosis 1 baru mencapai 21,04 persen. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Kepala Dinkes Klaten Cahyono Widodo 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah untuk dosis 1 baru mencapai 21,04 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo saat Tribunjogja.com temui di Setda Klaten, Senin (30/8/2021).

"Untuk dosis pertama warga yang sudah terima vaksin sekitar 21,04 persen atau sebanyak 211.823 jiwa," ujar Cahyono.

Baca juga: BREAKING NEWS: PPKM Diperpanjang 31 Agustus-6 September 2021, DIY Belum Turun Level

Adapun untuk masyarakat Klaten yang telah menerima vaksin dosis pertama dan kedua, lanjut dia masih tergolong kecil yakni baru 11,32 persen

"Kalau vaksin dosis pertama dan kedua itu sebesar 113.986 jiwa atau 11,32 persen dari total target vaksin kita," jelasnya.

Menurutnya, ratusan ribu warga yang telah menerima vaksin itu terdiri dari berbagai macam latar belakang usia dan pekerjaan.

Mulai dari lanjut usia (lansia), pelayan publik, TNI, Polri, tenaga kesehatan (Nakes) hingga ibu hamil.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Klaten, Tuti Sriharyanti mengatakan jika sebanyak 4.200 ibu hamil yang ada di Kabupaten Bersinar bakal menerima vaksin tersebut.

"Kita di Klaten sasaran vaksin ibu hamil ada sekitar 4.200 orang tapi untuk tahap pertama kita berikan kepada sekitar 2.000 orang," ujarnya.

Baca juga: Tembok SD Tukangan Dicoreti Gambar dan Kata Tak Senonoh, Sekda DIY Angkat Bicara

Menurut Tuti, adapun ibu hamil yang akan menerima vaksin adalah ibu hamil yang usia kandungannya di atas 12 minggu hingga usia 33 minggu.

Ia pun berharap, kegiatan itu bisa memunculkan imunitas bagi ibu hamil karena angka kematian ibu akibat COVID-19 di Klaten cukup meningkat selama masa pandemi ini.

"Semakin banyak yang divaksin, ibu hamil akan semakin terlindungi," jelasnya.

Menurut dia, selain memberikan vaksin pihaknya juga melakukan pengawasan kesehatan kepada ibu hamil secara berkala. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved