PMI Kota Magelang Layani Donor Plasma Konvalesen Pasien Covid-19
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang fasilitasi layanan untuk pendonor darah dan permintaan darah plasma konvalesen pasien Covid-19.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang fasilitasi layanan untuk pendonor darah dan permintaan darah plasma konvalesen pasien Covid-19.
Hingga saat ini sudah ada 6 kantong yang siap untuk memenuhi permintaan
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Magelang, dr Bramantyo Angga Kesuma mengatakan, pelayanan akan dimulai hari ini pada Senin (23/8/2021) sore.
Baca juga: Pelajar SMK di Kulon Progo Jadi Korban Penganiayaan di GOR Cangkring Wates
Ada beberapa proses pemeriksaan terlebih dahulu sebelum plasma konvalesen itu dapat dipakai oleh pasien.
"Kemarin mulai proses pengambilan donornya. Ada 6 kantong, tapi masih harus melalui beberapa proses pemeriksaan dulu. Hasilnya baru siap nanti sore," ujarnya Senin (23/08/2021).
Ia menjelaskan, donor darah plasma konvalesen merupakan salah satu metode imunisasi pasif, yang dilakukan dengan memberikan plasma orang yang telah sembuh dari Covid-19, kepada pasien Covid-19 yang sedang dirawat.
Hal ini bertujuan sebagai terapi tambahan Covid-19 dengan mengajak orang yang telah sembuh dari Covid-19 untuk menjadi pendonor plasma.
"Pasien yang membutuhkan bisa langsung ajukan permintaan ke kami. Untuk pemberiannya tergantung ketersediaan stok. Kalau tidak ada stok, maka kami akan coba carikan pendonornya," katanya.
Pihaknya sudah menjadwalkan donor plasma konvalesen ini setiap hari Selasa, Rabu, Sabtu, dan Minggu jam 08.00-21.00 WIB.
Pendonor datang langsung ke UDD PMI Kota Magelang sambil membawa print out atau foto copy hasil swab positif dan hasil swab negatif/surat keterangan selesai isolasi.
"Nanti di UDD kami akan lakukan beberapa pemeriksaan awal. Apabila memenuhi syarat, maka lanjut ke proses donor. Karena keterbatasan alat, kami juga mengirimkan beberapa pemeriksaan ke UDD PMI Kota Semarang," jelasnya.
Baca juga: Libatkan Korporasi, Pemkot Yogyakarta Pastikan Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 Dapat Beasiswa
Proses donor, lanjutnya, sama seperti donor darah biasanya. Hanya saja, volume darah yang diambil sedikit lebih banyak, yakni 450 ml, sedangkan donor darah biasa hanya 350 ml.
"Waktu donasinya maksimal 3 bulan setelah sembuh dan jarak antar-donasi 2 bulan. Agar banyak pendonor yang mau mendonorkan darah plasma konvalesen-nya kami akan berikan reward berupa voucher pulsa Rp100 ribu bagi yang memenuhi syarat," paparnya.
Telah siapnya PMI Kota Magelang dalam menerima permintaan darah plasma konvalesen ini dibenarkan juga oleh Plt Kepala Dinkes Kota Magelang, dr Intan Suryahati.
"Insya Allah hari ini (Senin), sudah bisa melayani permintaan darah plasma konvalesen. Sementara baru ada 6 kantong. Mohon yang berkenan untuk donor menghubungi PMI, semoga menjadi berkah," terangnya. (ndg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wali-kota-magelang-tinjau-persiapan-pmi-kota-magelang-terkai.jpg)