Breaking News:

Akhir Agustus, Vaksinasi Covid-19 Harus Sudah Lebih dari 100 Juta Dosis

Jokowi mengatakan bahwa sekarang ini sudah ada 90,59 juta dosis vaksin Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
dok.istimewa
Ilustrasi penyuntikan vaksin 

TRIBUNJOGJA.COM - Sudah ada 90,59 juta dosis vaksin Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat hingga saat ini di Indonesia. Presiden Joko Widodo menargetkan, hingga akhir agustus sudah harus melewati 100 juta dosis.

Menurut Presiden Joko Widodo, vaksinasi Covid-19 saat ini terus meningkat. Ia meminta cakupan vaksinasi dapat melewati 100 juta dosis pada akhir Agustus.

Jokowi mengatakan bahwa sekarang ini sudah ada 90,59 juta dosis vaksin Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat, dikutip Tribun Jogja dari laman kompas.com.

“Saya minta kepada Menkes sampai akhir bulan Agustus ini kita harus bisa mencapai penyuntikan lebih dari 100 juta dosis vaksin,” kata Jokowi, dalam konferensi pers terkait perkembangan PPKM, dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Senin (23/8/2021).

Mengulik data Kementerian Kesehatan, tercatat jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 32.046.224 orang atau 15,39 persen dari target, per Senin (23/8/2021) pukul 12.00 WIB.

Adapun jumlah masyarakat yang sudah menerima vaksin dosis pertama yakni 57.779.716 orang.  Pemerintah telah menetapkan target vaksinasi terhadap 208.265.720 orang.

Sasaran vaksinasi terdiri atas tenaga kesehatan, kelompok lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan, dan masyarakat umum termasuk anak usia 12-17 tahun.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi mengatakan, saat ini kasus positif Covid-19 telah menurun sebesar 78 persen.

Penurunan ini terhitung sejak puncak kasus Covid-19 pada 15 Juli 2021. Angka kesembuhaan pasien dari Covid-19 secara konsisten juga lebih tinggi dibandingkan penambahan kasus positif selama beberapa pekan terakhir.

Hal ini berkontribusi secara signifikan terhadap keterisian tempat tidur atau BOR nasional.

Dengan kondisi tersebut, maka Jokowi memutuskan perpanjangan PPKM dilakukan dengan penambahan daerah yang diturunkan levelnya.

Sejumlah daerah yang tadinya berstatus level 4 dan kini level 3 antara lain wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya.

"Saat ini angkanya (BOR) di angka 33 persen. Untuk itu pemerintah memutuskan sejak2 Agustus hingga 30 Agustus beberapa daerah bisa menurunkan level dari level 4 ke level 3," kata Jokowi.

(*/kompas)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved