17.009 Pelajar di DI Yogyakarta Telah Tuntaskan Vaksinasi Covid-19
Hingga saat ini, Pemda DIY belum berani menggelar sekolah tatap muka sebelum seluruh pelajar menjalani vaksinasi.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 17.009 pelajar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan rentang usia 12-17 tahun telah menuntaskan vaksinasi Covid-19 dengan menerima injeksi vaksin hingga dosis kedua.
Kendati demikian, cakupan vaksinasi tersebut masih tergolong rendah, yakni setara dengan 5,46 persen dari total sasaran vaksinasi pelajar di DIY yang berjumlah 311.596 orang.
Sementara itu, sebanyak 14,99 persen pelajar telah menerima suntikan vaksin dosis pertama.
"Sebanyak 46.715 orang atau 14,99 persen sasaran telah menerima suntikan vaksin dosis pertama," terang Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, Minggu (22/8/2021).
Seperti diketahui, pelajar atau anak usia 12-17 tahun kini menjadi sasaran prioritas vaksinasi Covid-19 bersama dengan kelompok prioritas lain meliputi tenaga kesehatan, pelayan publik, kelompok rentan, difabel, hingga masyarakat umum.
Lebih jauh, cakupan vaksinasi dosis pertama di DIY secara keseluruhan telah menyentuh 48,82 persen atau 1.405.944 orang dari total sasaran berjumlah 2.879.699 orang.
"Sebanyak 575.623 orang atau 19,99 sasaran sudah divaksin dosis kedua," bebernya.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menambahkan hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi pelajar terus digencarkan.
Pelaksanaannya menyisir di sekolah-sekolah yang ada di DIY. Dilakukan dengan berkolaborasi antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, hingga TNI dan Polri.
"Kita jalankan terus sampai selesai. Untuk kapan tatap muka nanti kita akan berembuk dulu bersama teman-teman di sekolah dan menunggu Instruksi Kemendagri," terang Aji.
Hingga saat ini, Pemda DIY belum berani menggelar sekolah tatap muka sebelum seluruh pelajar menjalani vaksinasi.
Adapun untuk vaksinasi tenaga kependidikan maupun guru, sebagian besar telah merampungkan vaksinasi.
"Para guru sudah hampir semuanya divaksin kecuali yang komorbid. Pada prinsipnya guru sudah siap tatap muka
"Tapi kan tidak hanya guru tapi anak-anaknya juga penting. Kalau dulu anaknya tidak sakit kalau kena (Covid-19) kalau sekarang menunjukkan gejala karena ada varian Delta," tambahnya.
Target penuntasan vaksin pelajar, menurut Aji adalah hingga bulan November atau akhir Oktober 2021.