Dinas Pariwisata Bantul Mendata Pelaku Wisata Agar Bisa Mendapat Bantuan Selama PPKM
Penerapan PPKM Level 4 membuat industri pariwisata masih harus menahan diri karena pemerintah masih menutup pintu masuk ke tempat tujuan wisata.
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Penerapan PPKM Level 4 membuat industri pariwisata masih harus menahan diri karena pemerintah masih menutup pintu masuk ke tempat tujuan wisata.
Meski ada beberapa pelonggaran, seperti rumah ibadah sudah mulai dibuka, termasuk restoran yang juga dibuka secara terbatas, namun untuk tempat wisata masih ditutup.
Kondisi ini tentu saja mengakibatkan para pelaku pariwisata kehilangan pekerjaan dan tidak mendapat penghasilan.
Baca juga: Sebanyak 396 Siswa SMA Pangudi Luhur Yogyakarta Divaksin, Berharap Sekolah Segera Dibuka
Sekretaris Dinas Pariwisata, Bantul Annihayah mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap pelaku wisata di Kabupaten Bantul.
Nantinya data tersebut akan diajukan ke Dinas Sosial Kabupaten Bantul agar para pelaku wisata mendapatkan bantuan selama PPKM level 4.
"Kami hanya mendata, nanti yang mengolah data tersebut adalah Dinas Sosial. Menurut kabar dari Dinsos, pengajuan pertama untuk seluruh masyarakat terdampak masih dalam proses," ujarnya Sabtu (21/8/2021).
Annihayah sendiri mengaku tidak mengetahui bantuan apa yang akan diberikan nantinya kepada para pelaku pariwisata.
Sampai saat ini bantuan dari pemerintah hanya pelatihan-pelatihan kewirausahaan untuk pelaku ekonomi kreatif.
Namun demikian, ia menyatakan bahwa sebenarnya yang diharapkan oleh para pelaku industri wisata adalah dibukanya lagi akses kunjungan wisatawan.
"Itu yang ditunggu-tunggu masyarakat, kebijakan kelonggaran dari PPKM," ujarnya.
Baca juga: BREAKING NEWS : Laka di Ringroad Selatan Yogyakarta, Sopir Terjepit Badan Truk Berhasil Selamat
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengungkapkan bahwa sejauh ini sudah ada bantuan melalui beberapa koperasi pariwisata.
"Nah ini sedang kita godok juga untuk bisa meringankan beban mereka. Mekanismenya harus benar, supaya kita tidak ada permasalahan di kemudian hari," ujarnya.
Berdasarkan aturan dari PPKM level 4, memang saat ini destinasi wisata masih ditutup. Pihaknya pun akan mengikuti kebijakan dari pemerintah, berkaitan dengan penerapan level dari PPKM. Jika nanti ada kelonggaran, tetap akan ada pembatasan dari jumlah pengunjung.
"Harapan saya minggu depan sudah ada pelonggaran, karena teman-teman di destinasi wisata sudah cukup lama (tidak beroperasi)," tandasnya. (nto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)