Kabupaten Sleman

Target Vaksin 15 Ribu Per Hari, Dinkes Sleman : Minggu Depan InsyaAllah Terpenuhi

Penyuntikan saat ini rata-rata masih di angka 10-18 ribu per minggu atau 3-5 ribu per hari, dari target 15 ribu per hari.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
IST
Ilustrasi vaksin covid 19 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Target vaksin harian di Kabupaten Sleman hingga kini belum tercapai.

Penyuntikan saat ini rata-rata masih di angka 10-18 ribu per minggu atau 3-5 ribu per hari.

Padahal target yang dicanangkan dari Pemerintah Pusat sebanyak 15 ribu per hari.

Target ini yang sekarang terus dikejar.

Sejumlah strategi disiapkan.

Di antaranya dengan menambah petugas vaksinator dan administrasi.

Baca juga: Stok Terbatas, Target Vaksin Covid-19 Harian di Sleman Belum Tercapai

Kemudian memperbanyak sentra vaksinasi secara massal.

Dengan demikian, mulai minggu depan target harian diharapkan dapat terpenuhi. 

"Sekarang ini kami masih proses. Kemarin kan terkendala vaksinnya. Mulai Minggu depan insyaallah akan terpenuhi untuk target 15 ribu, per-hari" kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Sleman, Novita Krisnaeni, Jumat (20/8/2021). 

Program vaksinasi di Bumi Sembada minggu depan akan dikebut. Novita mengungkapkan, selain pelayanan yang rutin dilaksanakan di gedung fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), penyuntikan vaksin juga akan diselenggarakan secara massal di sejumlah sentra vaksinasi yang ada di Sleman.

Di antaranya di gedung Jogja City Mall (JCM), gedung Sleman City Hall (SCH).

Lalu di sejumlah Balai Kalurahan, sekolahan, tempat peribadatan, perkantoran, maupun perusahaan. 

Baca juga: Akhir Oktober, Ribuan Pelaku Wisata di Sleman Ditarget Rampung Divaksin

Menurutnya, sejauh ini sudah banyak yang mengajukan permohonan untuk menggelar vaksinasi.

Semua permohonan yang masuk diakui dia akan difasilitasi.

Kendati demikian, pihaknya tetap akan mengatur jadwal dengan menyesuaikan tenaga kesehatan yang ada.

Vaksinasi membutuhkan dukungan semua pihak.

Pelaksanaan nantinya dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan didukung TNI-Polri.

Di samping itu, Novita mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang seluruh perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Sleman guna mendukung program vaksinasi massal yang tentu membutuhkan banyak relawan. 

"Karena tenaga kita terbatas, baik medis dan paramedis," kata Novita.

Menurut dia, minggu depan akan mulai pemanasan dengan harapan minggu depan lagi semuanya sudah siap sehingga target vaksin 15 ribu perhari dapat terpenuhi. 

Baca juga: Angka Kesembuhan Covid-19 di Sleman Meningkat, Tingkat Kematian saat Isoman Diklaim Turun

"Melihat sitausi ini mudah-mudahan September targetnya sudah bisa selesai untuk dosis pertama. Dosis ke-duanya selesai Desember," imbuh dia. 

Program vaksinasi di Kabupaten Sleman saat ini sudah mencapai 43 persen.

Jumlah tersebut merupakan penyuntikan vaksin dosis pertama.

Sementara untuk dosis kedua baru di angka 20 persen.

Adapun untuk stok vaksin, Novita memastikan stoknya di Pengelola Obat dan Alat Kesehatan (POAK) Dinkes masih aman.

Vaksin Sinovac misalnya masih sekira 30 ribu, AstraZeneca 3 ribu, Sinopharm 400 dan Moderna stoknya masih banyak.

Sebab penyuntikan booster bagi tenaga kesehatan itu dilakukan bertahap, tidak serentak dengan pertimbangan efek samping yang sedikit berat. 

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 Pada 1.000 Santriwan dan Santriwati Ponpes Pandanaran Sleman

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya sebelumnya mengatakan telah mengerahkan pelbagai daya dan upaya supaya target harian vaksinasi sebanyak 15 ribu per hari dapat tercapai.

Satu di antaranya dengan menambah titik vaksinasi dan jumlah tenaga vaksinator.

Menurut dia, total SDM yang bisa dikerahkan untuk program vaksinasi ada 2 ribu.

Rinciannya, 1.600 petugas vaksin (vaksinator) dan 400 tenaga administrasi.

Jumlah tersebut lebih banyak dari sebelumnya hanya 435 tenaga. 

"Penambahan petugas vaksinator dari bidan dan tenaga kesehatan. Daya upaya dan tenaga sudah kami kerahkan," kata dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved