Breaking News:

Penyebaran Covid-19 di DI Yogyakarta Tinggi, Epidemiolog UGM: Pemerintah Harus Efektifkan PPKM

DI Yogyakarta menjadi salah satu provinsi dengan penyebaran Covid-19 tertinggi per 18 Agustus 2021. Fakta tersebut didapatkan dari laporan World

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DI Yogyakarta menjadi salah satu provinsi dengan penyebaran Covid-19 tertinggi per 18 Agustus 2021.

Fakta tersebut didapatkan dari laporan World Health Organization (WHO) ke-68 yang mengambil data 12-18 Agustus 2021.

Selain DIY, ada juga Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Bangka Belitung, Bali dan Sulawesi Tengah sebagai provinsi dengan penyebaran terbanyak.

Baca juga: KONI DIY Laporkan Perkembangan Kontingen Jelang PON Kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X

“Keenam daerah itu memiliki penularan tertinggi dalam perhitungan mingguan kasus Covid-19 per 100 ribu populasi,” tulis laporan WHO.

Dalam laporan tersebut, WHO menandai bahwa kasus harian di Indonesia memang melandai.

Namun, hal tersebut juga dibarengi dengan penurunan jumlah tes yang dilakukan di Indonesia.

Selama 5-11 Agustus 2021, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mengatakan, ada 930.513 orang dites swab. Angka tersebut turun, lantaran di minggu sebelumnya ada 1.008.665 orang dites.

Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Riris Andono Ahmad, mengatakan jika ingin penyebaran Covid-19 terhenti, pemerintah harus bersungguh-sungguh untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

“Level 4 itu statusnya. Tetapi apakah implementasi kebijakan intervensi untuk level 4 sudah dilakukan  sepenuhnya?” ungkapnya kepada Tribun Jogja, Jumat (20/8/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved