Breaking News:

Jawa

Ibu Hamil di Klaten Mulai Terima Vaksin Covid-19, Dinkes: Target 4.200 Orang

Ibu hamil yang akan menerima vaksin adalah ibu hamil yang usia kandungannya di atas 12 minggu hingga usia 33 minggu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Suasana vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil di Klaten, Kamis (19/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ribuan ibu hamil di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai menerima vaksin Covid-19 untuk membentuk herd imunity di wilayah tersebut.

Pemkab Klaten melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten menargetkan 4.200 ibu hamil yang ada di Kabupaten Bersinar bakal menerima vaksin tersebut.

"Kita di Klaten sasaran vaksin ibu hamil ada sekitar 4.200 orang tapi untuk tahap pertama ini kita berikan kepada sekitar 2.000 vaksin," ujar Kabid Kesmas Dinkes Klaten, Turi Sriharyanti saat Tribunjogja.com temui di sela-sela kegiatan vaksinasi ibu hamil itu di SD Kanisius, Sidowayah, Klaten Tengah, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: 39 Ibu Hamil di Klaten Meninggal Dunia Selama Januari-Agustus, 26 Diantaranya Akibat Covid-19

Menurut Tuti, adapun ibu hamil yang akan menerima vaksin adalah ibu hamil yang usia kandungannya di atas 12 minggu hingga usia 33 minggu.

Ia pun berharap, kegiatan itu bisa memunculkan imunitas bagi ibu hamil karena angka kematian ibu akibat Covid-19 di Klaten cukup meningkat selama masa pandemi ini.

"Semakin banyak yang divaksin, ibu hamil akan terlindungi," jelasnya.

Menurut dia, selai memberikan vaksin Dinas Kesehatan Klaten juga melakukan pengawasan kesehatan kepada ibu hamil, mulai dari pengecekan kesehatan hingga pemberian suntik imunisasi.

"Upaya lain yang kita lakukan adalah melakukan periksaan kesehatan secara berkala, terus memberikan imunisasi," imbuhnya.

Baca juga: Anak Jadi Yatim Piatu Terdampak COVID-19 di Klaten Bertambah Menjadi 57 Orang

Sementara itu, seorang ibu hamil yang ikut vaksin tersebut, Emiliana Dwi Susilawati (38) mengaku senang bisa mengikuti vaksin tersebut.

"Usia kandungan saya sudah 26 minggu, saya senang bisa vaksin karena bisa melindungi diri dan kandungan saya," ujarnya.

Menurut dia, setah vaksin dirinya tidak merasakan gejala seperti pusing atau mual.

"Untuk saat ini belum ada gejala seperti pusing atau mual, biasa aja. Kita berharap program ini terus berjalan dan semua ibu hamil bisa divaksin," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved