Sinetron Ikatan Cinta
PENGKHIANATAN di Sinetron Ikatan Cinta : Elsa dan Riki Membuat Nino Merasa Sangat Hancur
PENGKHIANATAN di Sinetron Ikatan Cinta : Elsa dan Riki Membuat Nino Merasa Sangat Hancur
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Elsa masih menaruh harapan besar agar Nino mau memaafkan dirinya dan menerima apa yang saat ini dialami Elsa.
Diceritakan sebelumnya, Elsa mulai mengalami gangguan mental karena menjalani proses hukum atas kasus pembunuhan Roy.
Hal ini diperparah dengan keputusan Nino yang ingin mneceraikannya.
Saat ditemui Papa Surya, Mama Sarah dan Andin, Elsa sudah terlihat lepas kendali, sesekali ia tertawa dan berlagak seperti anak kecil.
Papa Surya dan Mama Sarah berusaha menenangkan Elsa yang kondisi mentalnya nampak terguncang.
Elsa terus merengek tak mau diceraikan oleh Nino, ia juga sempat mengatakan memilih mati saja daripada berpisah dari Nino.
Miris memang keadaan Elsa saat ini. Dalam kondisi hamil ia harus menjalani proses hukum kasus pembunuhan dengan ancaman hukuman bisa seumur hidup.
Baca juga: LIGA ITALIA: Ini Alasan Striker Baru Juventus Kaio Jorge Pilih Nomor 21
Melihat kondisi Elsa yang nestapa, Andin tak bisa menyembunyikan kesedihannya.
Namun Elsa yang mengetahui kehadiran Andin kembali berterika histeris dan mengusir Andin sembari mengatakan bahwa Andin adalah jahat.
Andin hanya bisa terpaku sembari terus meneteskan air mata. Andin tak tega melihat kondisi Elsa saat ini.
Setali tiga uang dengan Elsa, Riki juga menulis surat kepada Elsa.
Riki mengatakan pada Elsa, ia berjanji bakal terus menemani Elsa di penjara.
Riki kembali menegaskan bahwa ia akan terus berusaha bersama Elsa apapun yang terjadi.
Saat kembali dimintai keterangan oleh pihak yang berwajib, Riki tantang polisi untuk jatuhkan hukuman untuknya.
Bahkan Riki mengatakan tak peduli jika harus berurusan dengan hukum, karena tujuannya adalah membantu Elsa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/elsa-nino-dan-riki.jpg)