Tekan Kejahatan Jalanan, Kapolresta Yogyakarta: Patroli Malam Masih Sama

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro menyadari akhir-akhir ini kembali terjadi tindak kejahatan jalanan, terutama di batas Kota

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Wawancara eksklusif bersama Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro, Selasa (25/5/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro menyadari akhir-akhir ini kembali terjadi tindak kejahatan jalanan, terutama di batas Kota Yogyakarta dan sekitarnya.

Sebelumnya, reporter Tribun Jogja telah melakukan peliputan khusus terkait ancaman gangguan ketertiban masyarakat dibeberapa tempat mencangkup Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta pada Minggu (15/8/2021) lalu.

Hasilnya beberapa kelompok remaja yang hendak melakukan balap liar di Jalan Solo, Kapanewon Kalasan, Sleman ditemui dan mayoritas dari mereka masih berusia belasan tahun.

Baca juga: DI Yogyakarta Kembali Terapkan PPKM Level 4, Sekda DIY: Masih Seperti Kemarin

Di kawasan perbatasan Sleman-Yogyakarta, pada Minggu sebelumnya, yakni (8/8/2021) tepatnya di Jalan Magelang, juga terdapat dua remaja yang ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian karena membuat kericuhan di jalan.

Merespon hal itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan, secara fungsi pengawasan dan pengamanan, jajaran kepolisian di wilayah hukum Kota Yogyakarta masih terus melakukan patroli malam.

"Patroli itu terus kami lakukan. Masih sama, dan sama sekali tidak berubah," katanya kepada Tribun Jogja, Selasa (17/8/2021).

Ia menjelaskan, seringkali aksi kejahatan jalanan yang biasa disebut klitih itu terjadi di perbatasan wilayah.

Dia menegaskan, seluruh polsek jajaran di kepolisian Kota Yogyakarta telah melakukan penjagaan setiap saat.

Baca juga: PSIM Yogyakarta Meriahkan HUT ke-76 RI dengan Lomba Futsal Dasteran

Selain itu para anggota kepolisian di Polresta Yogyakarta juga sudah menyebar untuk berpatroli dengan berseragam preman.

"Selain dari Polsek jajaran, dari reskrim Polresta dan anggota lain melakukan patroli dengan cara penyamaran. Upaya itu sudah dilakukan rutin," tegas dia.

Dia meminta masyarakat Kota Yogyakarta dan para orang tua juga terlibat dalam upaya pengawasan terharap anak demi meminimalisir tindak kejahatan jalanan. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved