Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

BPBD Magelang Bagikan 6.000 Masker untuk Warga Terdampak Abu Gunung Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang membagikan sebanyak 6.000 masker untuk warga terdampak abu erupsi Gunung Merapi

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
BPBD Magelang
BPBD Magelang Bagikan 6.000 Masker untuk Warga Terdampak Abu Gunung Merapi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang membagikan sebanyak 6.000 masker untuk warga terdampak abu erupsi Gunung Merapi di wilayah Dukun dan Sawangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edi Wasono menuturkan, pembagian masker untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat pengaruh abu vulkanik Gunung Merapi.

"Sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik, Anggota BPBD segera turun ke lapangan untuk memberikan masker kepada warga terdampak abu vulkanik di antaranya di Kecamatan Sawangan dan Dukun,"ucapnya Selasa (17/08/2021).

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 17 Agustus 2021: Tambah 1.106 Kasus Baru, 44 Pasien Meninggal

Sementara itu, ia menambahkan, dampak yang cukup parah terjadi khususnya di bidang pertanian.

Luncuran awan panas terjauh selama fase erupsi ini berdampak terhadap hujan abu vulkanik di pemukiman lahan pertanian warga.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan untuk melakukan upaya antisipasi, agar tanaman warga dapat tertolong seperti cabai tembakau dan lainnya. Hingga kini, kami belum dapat memastikan dampak kerugian terhadap pertanian, peternakan dan perikanan,"terangnya.

Baca juga: 57 Warga Binaan di Bantul Mendapatkan Remisi, Dua orang Mendapatkan Remisi Bebas

Ia berpesan kepada warga masyarakat agar tetap tenang dan waspada menghadapi erupsi Gunung Merapi, dengan mencari informasi yang tepat.

"Pastikan mencari sumber informasi yang akurat dan jangan mudah percaya dengan kabar yang belum jelas kepastiannya, tetap tenang dan waspada dengan tetap jalankan prokes dengan baik. Jangan beraktivitas di luar jika tidak mendesak," imbuhnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved