Puskesmas di Klaten Ditarget Lakukan Vaksinasi COVID-19 Sebanyak 250 Dosis Setiap Hari
Program vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus dikebut guna memunculkan kekebalan kelompok atau yang sering disebut herd immunity.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Program vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus dikebut guna memunculkan kekebalan kelompok atau yang sering disebut herd immunity.
Memasuki pertengahan Agustus 2021 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, menargetkan masing-masing Puskesmas di daerah itu untuk melakukan vaksin sebanyak 250 dosis perhari.
"Rata-rata 250 orang yang divaksin di masing-masing Puskesmas, jadi makin hari nanti makin meningkat jumlahnya," ujar Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito, saat Tribun Jogja temui di ruang kerjanya, Senin (16/8/2021).
Baca juga: HUT Ke-76 RI, Tak Ada Malam Tirakatan di Klaten, Pemkab: Berpotensi Timbulkan Kerumunan
Ia mengatakan, target 250 dosis vaksin di masing-masing Puskesmas itu merupakan bagian dari rencana target vaksin sebanyak 18.000 dosis perhari untuk vaksin di Klaten.
"Untuk vaksinasi yang ditargetkan 18 ribu dosis perhari, ini sudah disiapkan oleh Puskesmas maupun rumah sakit," imbuhnya.
Tim Ahli Satgas COVID-19 Klaten itu, juga telah menyampaikan kepada masing-masing Puskesmas di Klaten untuk betul-betul menyiapkan sarana dan prasarana termasuk tenaga medisnya.
"Artinya, ini dalam jumlah besar itu tentu SDM-nya atau ketahanan fisiknya ini harus diperhatikan. Kalau memang sehari itu dilakukan dua shift artinya tidak sekali banyak ya tak masalah," jelasnya.
Adapun target sasaran vaksin di Klaten untuk saat ini, Dikatakan Ronny masih menyasar lanjut usia (lansia). Hal itu katrena lansia di Klaten masih sedikit yang mau untuk divaksin.
Selain lansia, Pemkab Klaten juga menyasar masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas.
Sementara untuk pelajar, lanjutnya, sudah ada beberapa Puskesmas yang melakukan tapi itu belum menjadi prioritas untuk saat ini.
"Saat ini kita masih prioritaskan lansia ya, walaupun ini juga agak kesulitan karena lansia banyak yang menolak juga," katanya.
Disinggung terkait cara mendaftar, kata Ronny bisa dilakukan melalui nomor layanan yang telah disediakan di masing-masing Puskesmas.
Baca juga: Harga Bawang Merah di Bantul Anjlok, Petani Harus Dihadapkan Serangan Hama Ulat
"Untuk mendaftar bisa di lihat syaratnya di media sosial Puskesmas masing-masing atau kontak langsung layanan di Puskesmas," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo mengatakan, pada Minggu (15/8/2021) terdapat penambahan kasus COVID-19 sebanyak 160 kasus, 219 pasien sembuh dan 14 pasien meninggal dunia.
Berdasarkan data itu, jumlah kumulatif COVID-19 di Klaten menjadi 33.213 kasus. Sebanyak 1.190 pasien menjalani perawatan atau isolasi mandiri.
"Sebanyak 29.380 pasien sembuh dan angka kematian akibat terpapar COVID-19 mencapai 2.643 kasus," imbuhnya. (Mur)