Gula Darah
Perbedaan Gejala yang Terjadi pada Tubuh Ketika Gula Darah Rendah dan Tinggi
Gula darah rendah (hipoglikemia) dan gula darah tinggi (hiperglikemia) adalah dua keadaan medis berbeda yang perlu Anda pahami.
Tribunjogja.com - Gula darah atau glukosa yang terlalu tinggi (Hiperglikemia) bisa berbahaya bagi kesehatan.
Begitu juga ketika tubuh Anda mengalami kadar gula darah yang terlalu rendah (Hipoglikemia) juga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.
Gula darah tinggi bisa memicu penyakit Diabetes. Gula darah tinggi juga bisa merusak pembuluh darah yang memicu komplikasi seperti serangan jantung atau stroke, kerusakan mata dan kehilangan penglihatan penyakit ginjal atau gagal masalah saraf di kulit, terutama kaki, menyebabkan luka, infeksi, dan masalah penyembuhan luka.
Sementara jika seseorang mengalami gula darah rendah bisa menyebabkan rasa lapar ekstrem, gemetar, jantung berdebar, mual, dan berkeringat. Dalam kasus yang parah, Hipoglikemia bisa menyebabkan koma dan kematian.
Maka perbedaan gejala gula darah rendah dan gula darah tinggi penting Anda perhatikan. Ini untuk mendukung proses diagnosis yang tepat dan pemilihan pengobatan terbaik.
Gula darah rendah (hipoglikemia) dan gula darah tinggi (hiperglikemia) adalah dua keadaan medis berbeda yang perlu Anda pahami.
Baca juga: Tak Perlu Obat, Ini 3 Cara Alami Menurunkan Gula Darah Penderita Diabetes di Pagi Hari
Gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar gula darah puasa berada di bawah angka 70 miligram per desiliter (mg/dL) atau kurang.
Sedangkan gula darah tinggi mengacu pada kondisi ketika kadar gula darah puasa mencapai angka di atas 130 mg/dL.
Perubahan kadar gula darah, baik itu penurunan atau lonjakan penting Anda waspadai, karena bisa menyebabkan gejala dan komplikasi serius.
Baca juga: 6 Teh Herbal Penurun Gula Darah Bagi Penderita Diabetes
Gejala atau tanda-tanda gula darah tinggi
Melansir Healthline, pada tahap awal, gula darah tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Tapi pada umumnya, hiperglikemia dimulai dengan gejala berikut:
-Kelelahan
-Sakit kepala
-Sering buang air kecil
-Rasa haus yang meningkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penyebab-dan-gejala-hipoglikemia.jpg)