PSS Sleman
PSS Sleman Menunggu Kepastian Kompetisi Liga 1 2021
Kompetisi Liga 1 2021 lagi-lagi diundur berbarengan dengan pengumuman perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kompetisi Liga 1 2021 lagi-lagi diundur berbarengan dengan pengumuman perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat.
Semula kick off yang dijadwalkan pada tanggal 20 Agustus harus diubah ke tanggal 27 Agustus 2021 atau mundur sepekan.
Keputusan itu tentu sebelumnya merupakan hasil dari rapat koordinasi Menpora, Zainudin Amali dengan pihak kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca juga: Rumah Dinas Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Digeledah KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi
Kasus pengunduruan ini menjadi seakan dejavu dengan tahun 2020 lalu, semula pengunduruan dilakukan selan waktu beberapa bulan pertama, lalu diundur kembali hingga beberapa kali sampai akhir tahun.
Hingga pada akhirnya kompetisi Liga 2020 dibatalkan.
Untuk itu PSS Sleman sebagai kontestan Liga 1 saat ini mengambil inisiatif lebih berhati-hati dengan menunggu kepastian dari PSSI dan PT LIB secara resmi, alih-alih mempercayai statment-statmen yang dibuat tanpa adanya keterangan resmi kepada klub secara langsung.
"Belum ada (surat resmi dari PSSI), kita masih menunggu," kata Humas PSS Sleman, Nurusyifa, Selasa (10/8/2021).
Jika dihitung pengunduran jadwal yang dimaksudkan Amali, menyisakan waktu sekitar 17 hari lagi untuk tim mempersiapkan kompetisi.
Waktu yang terbilang mepet untuk mengumpulkan pemain dan memulai latihan bersama kembali.
Namun situasi tersebut pernah dihadapi PSS Sleman saat Piala Menpora bulan Maret 2021 lalu.
Saat itu PSS Sleman merupakan tim yang termasuk dadakan memanggil pemainnya. Namun jika bicara hasil, Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman, berhasil finish di peringkat tiga setelah mengandaskan PSM Makassar.
Lantas bagaimana dengan situasi saat ini? Hampir semua pemain PSS Sleman masih berada di kampung halamannya.
Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkab Kulon Progo Perbaiki Dari Hulu ke Hilir
Beberapa pemain sempat dimintai konfirmasi oleh Tribun Jogja, namun masih enggan menjawab soal rencana kapan bertolak kembali ke Sleman.
Padahal para pemain akan membutuhkan sedikit waktu lebih lama untuk menjalani isolasi mandiri dahulu sebelum bergabung dalam pelatihan.
Perlu dicatat Bagus Nirwanto dkk sudah diliburkan sejak awal bulan Juli 2021 lalu seiring dengan dimulainya PPKM darurat Jawa-Bali.
Tentu saja, PSS punya pekerjaan rumah yang cukup banyak jika sewaktu-waktu memanggil pemainnya untuk berlatih, mulai dari mengembalikan performa fisik dan teknik, serta chemistry antar pemain. (tsf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-bola-black-and-white.jpg)