PSS Sleman

Mental Baja dan Taktik Matang Jadi Kunci PSS Sleman Hadapi 'Final Dini' Kontra Barito Putera

Duel Barito Putera kontra PSS Sleman diibaratkan sebagai final yang datang lebih cepat alias final dini. 

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
BERLATIH - Manajer sekaligus pemain PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan saat berlatih di lapangan Pakembinangun, Sleman beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman tak ingin setengah hati menghadapi laga tandang krusial melawan Barito Putera dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, Sabtu (11/4/2026) malam.

Bagi skuad Super Elja, pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan ujian mental sekaligus pertarungan taktik yang bisa menentukan arah langkah menuju tiket promosi.

Manajer tim yang juga pemain PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, menegaskan seluruh pemain menunjukkan keseriusan tinggi dalam persiapan. 

Ia menyebut, kemenangan di laga sebelumnya menjadi bukti bahwa tim mampu menjaga fokus, bahkan saat menghadapi lawan yang secara kualitas dan posisi klasemen berada di bawah.

“Pertandingan kemarin menunjukkan betapa seriusnya kami memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraih kemenangan,” ujar Kim, Rabu (8/4/2026).

Namun, ujian sesungguhnya justru datang saat menghadapi Barito Putera di kandangnya sendiri.

Kim tak menampik bahwa laga ini akan berjalan berat dengan intensitas tinggi sejak menit awal hingga akhir.

Menurutnya, kunci utama terletak pada kesiapan mental pemain, selain kematangan strategi yang terus diasah dalam sesi latihan beberapa hari terakhir.

“Ada 90 menit yang berat menunggu kami. Karena itu, kami harus siap secara mental dan teknis. Secara teknis, persiapan sudah berjalan baik. Tapi yang paling menentukan adalah mental pemain,” tegasnya.

Baca juga: PSS Sleman Siap Hadapi Laga Krusial Kontra Barito Putera, Penentu Perburuan Tiket Promosi

Final Dini

Kim bahkan menyebut duel kontra Laskar Antasari sebagai final yang datang lebih cepat alias final dini. 

Ia memprediksi pertandingan akan berlangsung keras dan bisa berjalan lebih lama dari waktu normal karena tingginya tensi di lapangan.

“Kami tahu laga ini akan sangat intens, bahkan bisa lebih dari 90 menit. Jadi semua harus disiapkan maksimal. Ini seperti final bagi kami,” tambahnya.

Dari sisi taktik, PSS Sleman tak hanya fokus pada satu pertandingan, tetapi juga sudah menghitung skenario poin hingga akhir musim. 

Secara matematis, tim membutuhkan tambahan sembilan poin dari empat laga tersisa untuk mengamankan posisi di papan atas.

Dengan perhitungan tersebut, kemenangan atas Barito Putera menjadi target mutlak untuk membuka jalan lebih ringan ke depan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved