Breaking News:

BOR Pasien Covid-19 di RSUD Kota Yogya Terus Menurun

Tingkat keterisian ruang perawatan bagi pasien COVID-19 di RSUD Kota Yogyakarta terus mengalami penurunan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja
RSUD Wirosaban 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tingkat keterisian ruang perawatan bagi pasien COVID-19 di RSUD Kota Yogyakarta terus mengalami penurunan.

Grafik penurunan tersebut mulai dirasakan sejak kisaran awal Agustus 2021, atau pasca PPKM Darurat. 

Dirut RSUD Kota Yogyakarta, Ariyudi Yunita menyampaikan, bed occupancy rate (BOR) non ICU di faskesnya kini berada di angka 80 persen.

Menurutnya, dari 80 ruang perawatan yang tersedia untuk pasien COVID-19, 61 di antaranya terisi. 

"Tapi, kalau yang ICU, di kami masih terisi 100 persen. Dari 8 bed, semuanya terisi," tandas Yunita, Senin (9/8/2021). 

Ia mengungkapkan, penurunan BOR non ICU membuat RS plat merah itu bisa sedikit bernafas lega.

Pasalnya, antrean IGD yang sempat terjadi sepajang puncak kasus COVID-19 pada Juli lalu, sekarang ini hampir tak ditemukan lagi. 

"Yang jelas sudah tidak padat, meski masih ada, karena tiap pasien yang masuk kan kita lakukan skrining dulu, apakah yang bersangkutan COVID-19, atau tidak," terangnya. 

Baca juga: Dampak Positif PPKM Level 4, BOR di RS Rujukan Covid-19 di Kulon Progo Mulai Turun

Baca juga: BOR Rumah Sakit COVID-19 di Klaten Kembali Turun jadi 65,45 Persen

"Penurunannya itu mulai terlihat minggu-minggu ini. Mulai tanggal 3 (Agustus) itu terus menurun, keterisian bed yang non ICU tidak pernah sampai 70 lagi," tambah Yunita 

Selain tingkat keterisian ruang perawatan, penurunan juga terjadi dalam hal pemulasaran jenazah COVID-19, baik yang meninggal di rumah sakit, maupun di kediamannya. 

"Jadi, tren meninggal menurun. Biasanya kemarin itu bisa 15-20 dalam satu hari. Dari 1-9 Agustus kami melakukan pemulasaran 50 jenazah dari luar dan 30 dari dalam, rata-rata sehari tidak sampai 10 berarti, ya," ungkapnya. 

"Padahal selama bulan Juli, yang dari luar ada 269 jenazah, kemudian 19 dari dalam. Memang menurun drastis juga pemulsaran jenazah di kami," pungkas Yunita. (Tribunjogja/Azka Ramadhan)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved