Pemkab Sleman Kebut Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelaku Wisata

Pemerintah Kabupaten Sleman sedang mengupayakan agar semua pelaku wisata bisa segera disuntik vaksin Covid-19.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Ketua Kadin Provinsi DIY GKR Mangkubumi dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, saat meninjau vaksinasi bagi masyarakat dan pelaku sektor pariwisata di Kaliurang. 

TRIBUN JOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman sedang mengupayakan agar semua pelaku wisata bisa segera disuntik vaksin Covid-19.

Langkah ini sebagai tindaklanjut usulan supaya kartu vaksin bisa digunakan sebagai syarat berkunjung ke destinasi wisata di Bumi Sembada sekaligus upaya mencapai target harian vaksinasi

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suparmono mengatakan, total keseluruhan ada 146 objek wisata dan 54 desa wisata di Kabupaten Sleman dengan jumlah pelaku wisatanya mencapai 20.000 orang.

Baca juga: Smart Enterprise Kedelai, Inovasi UGM agar Indonesia Tak Melulu Bergantung Pada Impor Kedelai

Saat ini vaksinasi dengan sasaran pelaku wisata masih terus berjalan. 

"Semua pelaku wisata kita usahakan akan ter-vaksin semua," kata dia, Sabtu (7/8/2021). 

Suparmono mengaku pihaknya belum bisa merinci secara detail berapa pelaku wisata di Sleman saat ini yang sudah disuntik vaksin.

Sebab datanya berhimpitan. Pelaku wisata menurut dia ada yang mengikuti vaksin massal khusus pelaku wisata namun sebagian lainnya juga ada yang mengikuti vaksinasi di tempat lain.

Data tersebut yang sekarang sedang dikumpulkan. 

Beberapa penyuntikan vaksin secara massal bagi pelaku wisata di Sleman diakuinya sudah dilakukan.

Satu di antaranya di Ramayana Prambanan dan hari ini dilakukan juga secara massal di Kaliurang dengan sasaran seribu orang.

Dalam waktu dekat, menurutnya juga akan ada vaksinasi massal lagi untuk seribu orang bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI).

Suparmono belum memiliki data pasti namun pihaknya memperkirakan sudah ada sekitar 9-10 ribu pelaku wisata di Sleman yang sudah divaksin. Ia berharap nantinya minimal 90 persen pelaku wisata dapat tervaksin. 

"Sekarang ini masih terus berjalan dan datanya sedang kami kumpulkan," kata dia. 

Setelah semua pelaku wisata divaksin, pihaknya mengaku akan mulai mengampanyekan bahwa wisata di Sleman aman dikunjungi.

Tentunya ketika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sudah berakhir dan kasus penularan sudah melandai.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved