Kabupaten Gunungkidul

Gelombang Laut Melandai, Nelayan Gunungkidul Mulai Kembali Melaut

Setelah mengalami peningkatan ketinggian selama sepekan, ketinggian gelombang laut di perairan selatan Gunungkidul kini melandai.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Para nelayan di Pantai Baron, Gunungkidul kembali melaut setelah ketinggian gelombang melandai. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Setelah mengalami peningkatan ketinggian selama sepekan, ketinggian gelombang laut di perairan selatan Gunungkidul kini melandai.

Para nelayan pun dilaporkan mulai kembali melaut.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menyampaikan menurunnya ketinggian gelombang laut mulai dirasakan sejak Selasa (03/08/2021) lalu.

"Saat itu sudah terpantau melandai, meski untuk kecepatan angin ada peningkatan," katanya pada Kamis (05/08/2021).

Menurut Marjono, penurunan ketinggian gelombang terbilang signifikan.

Baca juga: Puncak Ketinggian Gelombang Terlewati Hari Ini, Pesisir Gunungkidul Nihil Kerusakan

Saat mencapai puncaknya pada 1 Agustus lalu, ketinggiannya bisa mencapai 4-5 meter, namun kini ketinggian gelombang hanya sekitar 1-2 meter.

Lantaran situasi sudah mulai melandai, para nelayan pun dilaporkan sudah kembali beraktivitas.

Meski demikian, baru sebagian nelayan yang memutuskan mulai kembali melaut sejak Rabu (04/08/2021) pagi.

"Seperti di Baron misalnya, ada 25 kapal yang berangkat melaut sejak pagi," ujar Marjono.

Merujuk informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diperkirakan ketinggian gelombang laut akan tetap melandai selama seminggu ke depan.

Namun, pantauan dan kewaspadaan tetap dilakukan.

Marjono menyebut kondisi gelombang laut diperkirakan baru normal di September mendatang.

Itu sebabnya, pemantauan informasi terkini dari BMKG tetap dilakukan demi keamanan.

"Kami update terus untuk selanjutnya diinformasikan pada nelayan," ujarnya.

Pasca mencapai puncaknya pada 1 Agustus lalu, Marjono memastikan belum ada lagi laporan kerusakan akibat terjangan gelombang.

Baca juga: Gelombang Laut Tinggi Hancurkan Enam Warung di Pesisir Gunungkidul

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved