Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Limbah Medis di Kulon Progo Capai 8 Ton pada Juni 2021

Meningkatnya jumlah limbah medis di Kulon Progo disebabkan adanya lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di kabupaten setempat belakangan terakhir. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
pixabay / alexroma
Ilustrasi limbah medis 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Limbah medis di Kabupaten Kulon Progo pada Juni 2021 mencapai 8.715 kilogram atau sekitar 8 ton.

Jumlah limbah medis dalam sebulan tersebut mengalami peningkatan dibandingkan selama 2020 lalu. 

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Hidup Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kulon Progo, Slamet Riyanto mengatakan meningkatnya jumlah limbah medis di Kulon Progo disebabkan adanya lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di kabupaten setempat belakangan terakhir. 

Berdasarkan data dari Dinkes Kulon Progo mencatat pada Juni 2021, limbah medis padat sebesar 4.982,08 kilogram, limbah cair 93,35 kilogram dan limbah Covid-19 3.639,57 kilogram. 

Baca juga: Pemkab Kulon Progo Kaji Anggaran Untuk Alkes dan Rekrutmen Relawan di Rusunawa Giripeni

Sehingga total limbah medis di 21 puskesmas dan dua rumah sakit di Kulon Progo mencapai 8.715 kilogram. 

Sedangkan limbah medis di Kulon Progo selama 2020 lalu hanya 8.538,33 kilogram. 

"Untuk data limbah medis pada Januari - Mei 2021 belum terecord semuanya karena keterbatasan petugas dan ada beberapa yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Begitu juga dengan data Juli 2021. Soalnya limbah medis diambil oleh pihak ketiga sekalian ditimbang. Bulan Juli nanti di Agustus biasanya sekalian laporan bulanan," jelasnya, Minggu (1/8/2021). 

Namun terkait penanganan limbah medis kata Slamet sudah sesuai dengan regulasi yang telah ditentukan oleh pemerintah. 

Yaitu Peraturan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) nomor P.56 tahun 2015, Peraturan menteri kesehatan (Permenkes) nomor 18 tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) menteri LHK nomor 2 tahun 2020.

Baca juga: Selama Januari - Juli 2021, 184 Ibu Hamil di Kulon Progo Positif Covid-19

Di Kulon Progo penanganan limbah medis diserahkan kepada pihak ketiga yakni PT Medifes dan PT Arah Environmental Indonesia (AEI). 

Sehingga setiap fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) hanya mengumpulkan limbah medisnya saja. 

Untuk pengambilan limbah medis oleh pihak ketiga di rumah sakit dilakukan selama tiga hari dalam sepekan setiap pukul 06.00 WIB. 

Yakni Selasa, Kamis dan Sabtu. 

Perlu diketahui pada Juni 2021, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kulon Progo sebanyak 2.530 orang dengan jumlah kematian 45 orang. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved