Disnakertans DIY Baru Dapat Laporan 8 Pekerja Terkena PHK Akibat PPKM Darurat

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baru mengetahui delapan pekerja yang mendapat Pemutusan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok. Jobplanet via kompas.com
Ilustrasi PHK 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baru mengetahui delapan pekerja yang mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi mengatakan, setiap satu pekan sekali pihaknya rutin melakukan monitoring terkait pekerja yang terdampak PHK.

Namun demikian, dirinya mengatakan bahwa jumlah karyawan yang di PHK setelah pemberlakuan PPKM Darurat beberapa minggu yang lalu relatif kecil.

Baca juga: Tak Perlu Khawatir, BPBD Magelang Pastikan Pasien Isoman Dapatkan Bantuan Sembako

"Kami melakukan monitoring setiap hari Rabu. Kalau ada datanya jumlahnya masih relatif kecil," katanya, Jumat (30/7/2021)

Ia menambahkan, bagi mereka yang mendapat PHK seusai kebijakan PPKM Darurat itu diterapkan, para pekerja tersebut akan diarahkan supaya masuk ke dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk mendapat bantuan sosial dari Dinas Sosial (Dinsos) DIY.

"Kalau ada yang PHK nanti masuk ke Dinsos, masuk sebagai DTKS. Kami koordinasi dengan Dinsos," jelasnya.

Sementara Kabib Hubungan Industri dan Perlindungan Pekerja Disnakertrans DIY Ariyanto Wibowo mengatakan, dari laporan sementara ini karyawan yang di PHK baru sejumlah delapan orang.

Delapan orang tersebut dikatakan Bowo merupakan pekerja dari Kota Yogyakarta. Sementara laporan dari kabupaten lain sejauh ini belum ada informasi yang masuk.

"Sekarang baru ada delapan karyawan yang di PHK. Itu baru informasi lisan, kami baru mau mendata selama PPKM kemarin," kata dia.

Baca juga: RSUD Wates Kulon Progo Buka Pendaftaran untuk SDMK di Ruang Isolasi Covid-19, Ini Persyaratannya

Jika melihat data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY pekerja yang di PHK sepanjang 2020 sebanyak 139 orang.

Jumlah teesebut sampai saat ini masih sama, namun tidak menutup kemungkinan pada tahun ini akan bertambah.

"Data kami terus diperbarui, dan dari Disnakertrans terus melakukan pendataan," kata Kepala Bappeda DIY Beny Suharsono. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved