Kriminalitas
Telat Bayar Cicilan Mobil, Warga Jombor Diduga Dianiaya Petugas Leasing
Lantaran telat membayar angsuran mobil, keluarga seorang debitur berinisial AA (35) menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum petugas leasing.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
"Lalu mereka juga teriak-teriak di luar rumah, memanggil warga meneriakkan kalau kami adalah keluarga ruwet, dan telah menggelapkan mobil, karena mobil tidak di tempat. Intinya mereka sengaja mempermalukan keluarga kami di depan umum," imbuhnya.
Baca juga: Ini Alasan Keluarga Korban Penganiayaan di Kotagede Tolak Upaya Diversi
Atas insiden itu, pihaknya telah melaporkannya ke pihak kepolisian dengan dua laporan yakni dugaan penganiayaan dan pencemaran nama baik.
Dirinya berharap polisi dapat mengusut tuntas insiden itu demi mencegah kejadian serupa terjadi lagi ke masyarakat lain.
"Sudah laporan ke Polisi, OJK dan juga Ombusdman. Harapan kami bisa segera diproses dan pelaku ditemukan," ungkapnya.
Terpisah, Kasubbag Humas Polres Sleman, Iptu Edy Widaryanta mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan berbagai orang yang bersangkutan atas laporan dugaan penganiayaan tersebut.
Kendati demikian, Edy menjelaskan saat ini laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah orang yang diketahui petugas leasing itu masih dalam proses di Satreskrim Polres Sleman.
"Sekarang laporan masih diproses di Satreksrim," kata dia. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/warga-tewas-diduga-dianiaya-polisi.jpg)