Breaking News:

Jawa

PPKM Diperpanjang, PKL di Kota Magelang diperbolehkan Buka Layanan Dine In

Setiap dua gerobak PKL di Kota Magelang dibatasi hanya boleh menyediakan 1 set meja dan kursi.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Magelang 

Lapora  Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Selama perpanjangan PPKM level 4, seluruh pedagang kaki lima (PKL)  di Kota Magelang diperbolehkan menyediakan meja dan kursi, termasuk untuk usaha kuliner diperbolehkan melayani dine in (makan di tempat).

Akan tetapi setiap dua gerobak PKL dibatasi hanya boleh menyediakan 1 set meja dan kursi.

Sebagaimana diketahui perpanjangan PPKM level 4 berlaku mulai 26 Juli 2021 sampai 2 Agustus 2021.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Catur Budi Fajar Soemarmo menjelaskan, penyediaan meja dan kursi ini sesuai dengan ketentuan pada Instruksi Wali Kota Magelang nomor 2 tahun 2021 tentang PPKM level 4 Covid-19 Kota Magelang.

Baca juga: Pemkot Magelang Keluarkan Instruksi Terkait Penerapan PPKM Level 4

Pada instruksi itu, satu di antara poin menyebutkan bahwa warung makan/warteg, PKL, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 20.00 WIB.

"Sesuai Instruksi Wali Kota Magelang, maksimal pembeli/pengunjung makan di tempat dibatasi 3 orang dan waktu makan maksimal 20 menit," jelasnya, Rabu (28/7/2021).

Ia menambahkan, meskipun boleh makan di tempat akan tetapi tetap diutamakan melayani take away atau dibungkus.

Demikian halnya dengan restoran/rumah makan, kafe dengan lokasi berada di dalam gedung/toko tertutup, baik di pusat perbelanjaan/mall hanya boleh menerima delivery/take away dan pengunjung tidak boleh makan di tempat.

Ia mengaku sudah memberikan sosialisasi atas kebijakan baru ini kepada seluruh PKL, warung kelontong, warung makan, dan tempat lainnya yang berada di bawah naungan Disperindag Kota Magelang.

Baca juga: Pemkot Magelang Salurkan Bansos pada 11.124 Warga Kota Magelang yang Terdampak PPKM Darurat

Selama PPKM darurat dan PPKM level 4, Disperindag gencar memberikan bantuan kepada PKL maupun pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak.

Bantuan pangan itu didapat dari APBD Kota Magelang dan CSR.

“Untuk PKL sudah kami salurkan ada 400 paket sembako, terdiri dari beras, minyak, kecap, mi instan, dan lain sebagainya. Bantuan ini terselenggara berkat kerjasama dengan Indomarco dan HK,” imbuhnya.

Adapun untuk kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk pegawai toko yang melayani penjualan online dengan maksimal 3 orang setiap toko/restoran, supermarket dan pasar swalayan.  ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved