Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat Kulon Progo 1.697 Kendaraan Diminta Putar Balik

TERCATAT 1.697 kendaraan diminta putar balik di sejumlah pos penyekatan di Kulon Progo, sepanjang masa PPKM Darurat, 3-20 Juli 2021.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Agus Wahyu
istimewa
Ilustrasi - Polisi melakukan penutupan ruas jalan di Kabupaten Kulon Progo untuk mengurangi mobilitas masyarakat mulai Sabtu (10/7/2021) silam. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO – Sebanyak 1.697 kendaraan diminta putar balik di sejumlah pos penyekatan di Kulon Progo, sepanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat pada 3-20 Juli 2021.

Ribuan kendaraan itu diminta putar balik karena tidak memenuhi persyaratan perjalanan, seperti tidak bisa menunjukkan surat vaksin maupun hasil keterangan negatif swab antigen atau PCR. Kabagops Polres Kulon Progo,

Kompol Sodikin Fahrojin Nur merinci, dari 2.414 kendaraan yang diperiksa di Pos Penyekatan Temon sampai 19 Juli, ada 828 kendaraan yang diminta putar balik. Kemudian di Pos Penyekatan Kalibawang ada 269 kendaraan putar balik dari 1.185 kendaraan yang diperiksa.

Selanjutnya di Pos Penyekatan Nanggulan ada 333 kendaraan putar balik dari 1.877 yang diperiksa. Lalu, di Pos Penyekatan Sentolo ada 46 kendaraan putar balik dari 422 yang diperiksa, dan Pos Penyekatan Galur ada 221 kendaraan putar balik dari 656 yang diperiksa.

"Sehingga, total keseluruhan ada 1.697 kendaraan diminta putar balik dari 6.554 kendaraan yang diperiksa di lima pos penyekatan di Kulon Progo," katanya, Selasa (20/7/2021).

Sodikin mengatakan, penyekatan selama PPKM darurat ini dilakukan untuk membatasi mobilitas masyarakat yang akan menuju dan keluar dari Kabupaten Kulon Progo. Penyekatan dilakukan oleh tim gabungan personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry menambahkan, pengalihan arus dilakukan di tiga titik, yakni simpang tiga Pangkalan dan Glaheng di Temon, serta simpang tiga Tugu Pensil, Kenteng, Sentolo. Seluruh kendaraan yang melewati simpang jalan itu diarahkan untuk mengalihkan perjalanannya lewat Jalan Daendels. (scp)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Rabu 21 Juli 2021 halaman 04.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved