Kiprah Pak Lurah di Bantul, Pimpin Langsung Pemulasaran Jenazah Warganya dengan Protokol Covid-19 

Lurah Bangunharjo, Yuni Ardi Wibowo, mengatakan tim pemulasaran dan pemakaman jenazah dengan protokol covid-19 beranggotakan 8 orang

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Lurah Bangunharjo Sewon, Yuni Ardi Wibowo, sedang memberikan arahan kepada tim Pemulasaran dan Pemakaman jenazah. 

Selama ini menurutnya kinerja petugas satgas dan tenaga kesehatan sudah luar biasa.

Hal ini dibuktikan dengan angka kesembuhan di Bantul sangat baik meskipun diiringi juga dengan peningkatan kasus.

Di samping mengingatkan prokes, pihaknya juga sudah melakukan pelbagai upaya untuk menurunkan kasus penularan.

Satu di antaranya dengan mengedukasi masyarakat untuk melakukan pengetatan dan penyekatan secara sadar di wilayahnya, demi mengurangi mobilitas warga. 

Pendekatan dan edukasi dilakukan dengan humanis. Cara ini dinilai cukup efektif.

Terbukti, saat evaluasi PPKM Darurat melalui zoom bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, penyekatan di Kabupaten Bantul dinilai baik.

Bahkan, masuk ranking 6 terbaik Nasional. Mobilitas warga dari semula zona merah sudah bergeser menjadi kuning. 

"Ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua. Mari kita bawa (penyekatan dianggap baik) ini sampai ke bawah. Demi mengurangi laju penularan," kata Joko yang juga menjabat Wakil Bupati Bantul.

( tribunjogja.com/ ahmad syarifudin )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved