Breaking News:

PSS Sleman

Duo Pemain Muda PSS Sleman Ajak Masyarakat Taat Protokol Kesehatan

Mereka sangat berharap pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga kompetisi sepak bola di Tanah Air, terutama Liga 1 2021, bisa segera bergulir.

Penulis: Sigit Widya | Editor: Sigit Widya
TRIBUNJOGJA.COM/Azka Ramadhan
Irkham Zahrul Mila 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para pemain PSS Sleman, yang untuk sementara berlatih mandiri guna persiapan Liga 1 2021, mengajak khalayak terus taat menjalankan protokol kesehatan, khususnya selama penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sekadar informasi, bertepatan dengan perayaan Iduladha, Selasa (20/7/2021) malam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan secara resmi tentang perpanjangan kebijakan PPKM Darurat sampai 25 Juli 2021 mendatang.

Menurut Jokowi, pemerintah akan membuka secara bertahap kebijakan PPKM Darurat mulai 26 Juli 2021 apabila kasus Covid-19 terpantau menurun.

Sebelumnya, pelaksanaan PPKM Darurat di sejumlah wilayah Jawa-Bali berlaku 3-20 Juli 2020, menerapkan berbagai pengetatan, mulai kewajiban bekerja dari rumah untuk sektor non-esensial, beribadah di rumah, hingga belajar secara online.

Selama pemberlakuan PPKM Darurat, para pemain PSS diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing meski harus menjalankan semua program latihan dari tim kepelatihan.

Saat Iduladha tiba, mereka pun bisa berkumpul bersama keluarga dan kerabat kendati ada imbauan untuk tidak melakukan salat secara berjemaah guna menghindari potensi penularan Covid-19.

Baca juga: Urusan Visa Beres, Pemain Asing PSS Sleman Segera Bergabung?

Termasuk momen penyembelihan hewan kurban, pemerintah mewajibkan penerapan protokol kesehatan ketat sehingga kemungkinan muncul kasus baru Covid-19 bisa diminimalisasi.

Pemain sayap PSS asal Desa Harjosari Lor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Irkham Zahrul Mila, berbagi cerita mengenai proses penyembelihan hewan kurban di kediamannya.

“Acara potong hewan kurban di tempat saya wajib memakai masker serta ada pembatasan orang di tempat penyembelihan,” paparnya seperti dikutip Tribunjogja.com dari laman resmi PSS, Selasa malam.

Mila sepakat dengan penerapan protokol kesehatan ketat, termasuk ketika pemotongan hewan kurban, supaya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia bisa turun signifikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved