PSS Sleman
Selama PPKM Darurat, Gelandang PSS Sleman Wahyu Sukarta Belajar Memasak
Selama PPKM Darurat, gelandang PSS Sleman, Wahyu Sukarta mengisi kegiatan dengan latihan memasak bersama sang istri.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Selama penetapan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) gelandang PSS Sleman, Wahyu Sukarta mengisi kegiatan dengan latihan memasak bersama sang istri.
Hal itu ia ungkapkan karena di masa yang akan datang besar keinginannya untuk membangun bisnis kuliner. Pemain berusia 27 tahun ini menilai bisnis kuliner merupakan bisnis yang menjanjikan.
"Orang itu kan setiap harinya butuh makan, jadi bisnis kuliner ini menjanjikan, apalagi risikonya terbilang tidak tinggi," katanya, Minggu (18/7/2021).
Lantas apa yang telah dipelajari Wahyu dan istrinya belakangan ini?
Ia pun menjawab dengan tegas, kuliner donat.
Baca juga: Pemain PSS Sleman, Wahyu Sukarta Kenang Momen Masa Kecil Saat Bulan Ramadan
Namun ia menuturkan jika ternyata membuat donat tidak semudah yang dibayangkannya.
Beberapa kali mencoba, pemain asli Sleman ini katanya kerap menemui kegagalan dalam adonannya, entah rasa ataupun teksturnya.
"Ya kemarin belajar yang simpel-simpel dulu saja sih, bikin donat, tapi masih banyak gagalnya," kata pria kelahiran 12 Juni 1994 itu.
Selain itu, kegiatan Wahyu selama PPKM ini tetap mengikuti latihan madiri yang dicanangkan oleh manajemen dan pelatih PSS Sleman untuk tetap menjaga kondisi fisik tidak turun.
Dalam latihan mandiri itu, Wahyu dan rekan-rekannya di PSS Sleman tetap dipantau secara daring untuk memastikan porsi dan kualitas latihannya berjalan sesuai materi yang diberikan.
"Kita latihan tiap hari kecuali hari Minggu libur, kemarin materinya body exercise, itu bertahap mulai dari bawah, besoknya semakin naik bagian tubuh atas," katanya.
Baca juga: Wahyu Sukarta Ingin Buktikan Talenta Lokal Bukan Sekadar Pelengkap di PSS Sleman
Setelah melakukan body exercise, pemain dengan nomor punggung 6 itu menyebut latihan akan diselingin dengan jogging selam 30 menit, bisa pula dilakukan dengan bersepeda atau berenang,
Di sisi lain ia juga menilai pengunduran liga kali ini cukup berdampak signifikan bagi persiapan seluruh tim yang telah sejak lama memulai latihan.
Tentu saja performa yang telah lama dibangun akan mengalami penurunan walaupun sedikit.
"Pengunduran memang merugikan terhadap performa pemain, padahal sudah latihan sejak lama. Yang bisa kita lakukan tetap berlatih supaya performa tidak turun," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wahyu-sukarta_pss-sleman.jpg)