PSS Sleman

Pemain PSS Sleman, Wahyu Sukarta Kenang Momen Masa Kecil Saat Bulan Ramadan

Wahyu Sukarta selalu rindu ketika mengenang dirinya selalu melakukan aktivitas jalan-jalan selepas Salat Subuh.

Tayang:
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Dok.PSS Sleman
Gelandang PSS Sleman, Wahyu Sukarta 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Momen di bulan Ramadan memang selalu meninggal jejak dalam ingatan seseorang.

Berkumpul dengan keluarga atau hanya sekadar main dengan teman sebaya semasa kecil.

Ingatan dan perasaan itu kemudian seakan menjadi lorong waktu bagi pemain PSS Sleman, Wahyu Sukarta.

Momen semasa kecilnya hingga kini abadi terpatri dalam kepalanya.

Pemain asli kelahiran Sleman bercerita, bahwa ia selalu rindu ketika mengenang dirinya selalu melakukan aktivitas jalan-jalan selepas Salat Subuh.

Baca juga: PSS SLEMAN Liburkan Aktivitas Latihan, Dejan Antonic Suntikkan Motivasi untuk Pemain Akademi

Wahyu juga kerap mengikuti pengajian sore dan buka bersama dengan teman-teman sebayanya di masjid dekat rumah.

Hingga mendekati lebaran, lomba takbir keliling selalu membuat Wahyu semangat untuk turut serta.

“Saat masih kecil, banyak hal saya lakukan di bulan ramadan. Mulai jalan-jalan setelah salat subuh, pengajian sore, buka bersama teman-teman lanjut tarawih di masjid. Ada juga momen tidur di masjid bareng-bareng tentu saja lomba takbiran karena paginya sudah Lebaran,” tutur Wahyu Sukarta tempo hari.

Tahun ini ada sesuatu yang baru bagi seorang Wahyu Sukarta.

Pada momen Ramadan kali ini, ia ditemani oleh sang istri, mulai dari momen sahur hingga berbuka puasa.

“Perasaan saya sangat senang, alhamdulillah ini bulan ramadan pertama saya bersama istri. Kami menikmati momen bersama ketika menyiapkan sahur dan berbuka puasa,” ujarnya.

Selanjutnya, alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta ini percaya selepas lebaran tahun 2021 ini, ia bersama PSS Sleman akan tancap gas untuk mempersiapkan kompetisi Liga 1 2021 yang direncanakan 3 Juli 2021 mendatang.

Baca juga: Latihan Libur, Pemain PSS Sleman Arthur Irawan Pilih Senam Yoga

Wahyu juga yakin, jika pelatih Dejan Antonic dapat memperbaiki kekurangan tim selama Piala Menpora 2021 lalu.

Harapannya, dengan tekad bulat, Wahyu dan kolega dapat meraih hasil yang maksimal dan mendapat hasil yang positif.

“Alhamdulillah hasil Piala Menpora membuat tim PSS Sleman lebih percaya diri ketika menatap kompetisi Liga 1 mendatang namun jangan terlalu beruforia dengan hasil kemarin. Masih ada kekurangan dan hal yang perlu diperbaiki di persiapan besok namun saya percaya tim PSS Sleman ini bisa tampil baik dan memperoleh hasil yang baik juga di kompetisi Liga 1 mendatang.,” katanya.

“Awal turnamen menjadi tantangan bagi para pemain dan pelatih. Kami perlu penyesuain dan mendapat beberapa tekanan. Saya rasa kami memiliki kemauan, keyakinan dan motivasi yang lebih sehingga perlahan-lahan kami bisa memperbaiki performa di setiap laga,” tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved