Breaking News:

Yogyakarta

Usia Anak Semakin Rawan Terpapar Covid-19, BIN Gencarkan Vaksinasi Pelajar

Meningkatnya penularan Covid-19 di lingkungan keluarga mendorong Badan Intelejen Negara (BIN) untuk menggencarkan vaksinasi bagi pelajar.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Vaksinasi massal bagi pelajar yang digulirkan BIN, Senin (19/7/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Meningkatnya penularan Covid-19 di lingkungan keluarga mendorong Badan Intelejen Negara (BIN) untuk menggencarkan vaksinasi bagi pelajar.

Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan berujar, pelajar, yang masuk kategori anak, merupakan satu di antara spreader (penularan) di keluarga yang berkontribusi 85 persen dari total kasus positif, di seluruh Indonesia.

"Anak-anak yang tertular meningkat, sehingga BIN fokus pada pelajar SMP dan SMA, atau 13 tahun ke atas, karena mereka adalah generasi yang harus diselamatkan sebagai penerus bangsa," ujarnya, Senin (19/7/2021) pagi.

Ia pun memaparkan, jumlah anak Indonesia yang tertular Covid-19 menyentuh 9 persen dari total kasus.

Data pada Minggu (18/7/2021) menunjukkan, bahwa dari 2,9 juta total kasus positif terdapat sekitar 250.000 kasus anak.

Baca juga: Vaksinasi Goes To School Bergulir di Kota Yogya, Targetkan 1.000 Pelajar Terinjeksi dalam Sehari

"Untuk itu, orang tua dan para pelajar SMP-SMA tak perlu takut dan khawatir dengan berbagai berita hoax, dan fake news yang beredar di dunia maya," ujar Kelala BIN.

"Vaksin tak hanya menyelamatkan diri sendiri, tapi orang lain. Apalagi, saat ini belum ada jenis proteksi lain dalam menghadapi Covid-19 yang sebaik vaksin," imbuhnya.

Budi Gunawan menuturkan, vaksinasi pelajar door to door yang dilakukan BIN merupakan satu dari beberapa upaya akselerasi program 3 juta dosis vaksin per hari.

Sehingga, target herd immunity mampu tercapai pada akhir 2021 nanti.

"Kita mengadopsi metode ini dari negara-negara Afrika, Eropa, Filipina, Amerika Serikat, dan India. Ini merupakan solusi yang efektif dan efisien, yang dapat membantu menekan penyebaran Covid-19," katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved