Breaking News:

PSS Sleman

Pemantauan Latihan Jarak Jauh Pemain PSS Sleman Memiliki Tantangan Tersendiri

Departemen Football Performance PSS yang dipimpin langsung oleh Jan Saragih pantau dan berikan masukan untuk meningkatkan kualitas fisik para pemain

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
freepik
Ilustrasi bola 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Departemen Football Performance PSS yang dipimpin langsung oleh Jan Saragih pantau dan berikan masukan untuk meningkatkan kualitas fisik para pemain, selama penetapan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali.

Ia membeberkan jika dalam kondisi saat ini pemantauan dilakukan dengan perlahan, karena pemantauan dilakukan jarak jauh.

Baginya itu menjadi tantangan baru dari sebelumnya yang ia lakukan menggunakan analasis secara langsung.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Komunitas Gerakan Berbagi Untuk Bagikan Ratusan Nasi Kotak

“Menjaga, memonitor dan meningkatkan performance pemain dalam segala aspek sepak bola menjadi fokus departemen ini. Menilai performance pemain di masa latihan mandiri ini memiliki tantangan yang sangat sulit dan tersendiri,” ungkapnya.

Dalam pemantauan jarak jauh itu, Jan harus benar-benar memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh para pemain sudah benar-benar sesua instruksi atau belum.

Selain itu ia juga harus memeriksa dengan teliti satu-satu hasil latihan mandiri yang dilakukan oleh para pemain. Tentunya hal itu akan memakan lebih banyak waktu ketimbang dengan pemantauan secara langsung.

Selanjutnya, Jan memaparkan bahwa dalam sebuah pertandingan sepak bola, permainan tim adalah yang utama daripada permainan individu. Maka banyak aspek dalam pelatihan yang berhubungan satu sama lainnya.

“Jadi kita tidak bisa menilai dalam satu aspek saja, game menjadi parameternya. Bagaimana pemain dapat mengeksekusi perannya dengan baik atau menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di dalam tim sesuai strategi dan game plan yang sudah diberikan oleh pelatih,” ucapnya..

Baca juga: PAHAMI, Ini Penjelasan Kemenkes Soal Kriteria Kontak Erat Covid-19 dan Apa yang Harus Dilakukan

Sementara itu, dalam kondisi latihan mandiri, Jan Saragih berpesan kepada pemain untuk disiplin dalam menjaga kesehatan dan protokol kesehatan.

“Sangatlah penting untuk semua pemain kembali dalam kondisi bugar dan fit tanpa terpapar Covid-19. Ini agar kita dapat melakukan persiapan kembali dengan cepat dan melanjutkan program-program dari pelatih kepala,” tandasnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved