Bantu Masyarakat DI Yogyakarta Isolasi Mandiri, Dokter Alumni UGM Ini Buka Konsultasi Medis Gratis

Tidak dapat dipungkiri, penyebaran Covid-19 di DI Yogyakarta cukup masif. Setiap hari, ada sekitar 2.000 orang terkonfirmasi positif virus corona

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
dr Riyo Pungki Irawan (24), alumnus FKKMK UGM yang membuka layanan konsultasi telemedicine online di masa pandemi Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tidak dapat dipungkiri, penyebaran Covid-19 di DI Yogyakarta cukup masif.

Setiap hari, ada sekitar 2.000 orang terkonfirmasi positif virus corona dan harus mengisolasi diri di selter maupun rumah sakit (RS).

Untuk itu, dr Riyo Pungki Irawan berusaha membuka layanan konsultasi medis secara daring tanpa dipungut biaya.

Layanan konsultasi itu diperuntukkan khusus untuk pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

“Ide ini sebenarnya datang dari banyaknya teman yang terinfeksi Covid-19 dan isoman di rumah. Mereka kan kurang terpantau oleh RS maupun tenaga kesehatan (nakes) karena kasus semakin tinggi,” ungkap Riyo yang merupakan alumnus Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKM) UGM, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Update Kurs Rupiah-Dollar Hari Ini Jumat 16 Juli 2021, Berikut Nilai Tukar di 5 Bank Besar

Apalagi, peningkatan kasus Covid-19 ini dibarengi dengan banyaknya orang yang meninggal saat isoman.

“Dari situ saya pikir bisa untuk meluangkan waktu 1-2 jam di luar jam praktek di RS untuk membantu,” papar Riyo yang juga merupakan dokter di Divisi Perinatologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr Sardjito itu.

Mulai 7 Juli 2021 lalu, Riyo membuka layanan konsultasi online gratis. 

Sebelum praktik di rumah sakit, ia melayani masyarakat yang ingin berkonsultasi melalui WhatsApp setiap hari Senin-Kamis mulai pukul 07.00-08.00 WIB.

Sehari-hari ia praktik di rumah sakit pukul 08.00-16.00 WIB.

Tawaran itu dia sampaikan lewat akun Twitternya, @doctoriyo. Hingga kini, kata dia, ada banyak pasien isoman yang sudah berkonsultasi dengannya.

Tidak dapat dipungkiri, dia pun sempat merasakan kewalahan karena banyaknya konsultasi yang masuk.

“Mulai membuka layanan konsultasi gratis kan tanggal 7 Juli dan selama 24 jam itu sampai tanggal 8 Juli ada sekitar 800 chat yang masuk minta konsultasi,” katanya yang baru berusia 24 tahun itu.

Ia pun meminta bantuan rekan-rekan dokter muda lainnya untuk turut membantu memberikan layanan konsultasi online gratis bagi pasien isoman.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved