Daftar Herbal Pendongkrak Imunitas Tubuh untuk Cegah Covid-19
Berikut beberapa jenis obat herbal yang berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan guna mencegah Covid-19:
Tribunjogja.com - Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum terkendali. Hingga Rabu 14 Juli 2021 tercatat jumlah kasus akumulatif Covid-19 di Indonesia sebanyak 2.670.046 orang.
Lonjakan jumlah kasus Covid-19 ini diprediksi masih akan terus terjadi. Sementara hingga saat ini belum ditemukan obat Covid-19.
Maka selain menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan mencuci tangan, upaya lain yang dilakukan untuk mencegah infeksi Covid-19 adalah dengan menjaga dan menaikkan imuntas alias kekebalan tubuh.
Ada banyak cara meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi. Selain makan sehat, cukup istirahat dan olahraga bahan-bahan herbal yang tersedia juga bisa dimanfaatkan untuk menaikkan imunitas.
Mengolah tanaman menjadi obat herbal sudah bukan hal asing bagi masyarakat Indonesia. Selain dijadikan bumbu dalam masakan, manfaat obat herbal juga bisa dirasakan lewat berbagai cara, seperti dikonsumsi menjadi minuman atau digunakan dalam bentuk minyak atsiri.
Mengutip pemberitaan Kompas.com (13/6/2020), tanaman obat adalah jenis tanaman yang sebagian atau seluruh isi tanamannya, seperti daun, batang, buah, umbi (rimpang), hingga akar digunakan sebagai obat, bahan, atau ramuan obat-obatan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan obat herbal atau medicinal plants sebagai tanaman yang digunakan dengan tujuan pengobatan dan merupakan bahan asli dalam pembuatan obat herbal.
Baca juga: Penting Diketahui, Segini Nilai Saturasi Oksigen dalam Kondisi Normal
Di masa pandemi seperti saat ini, manfaat tanaman obat juga dapat membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, termasuk mencegah Covid-19.
Berikut beberapa jenis obat herbal yang berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan guna mencegah Covid-19:
1. Jahe
Obat herbal pertama untuk meningkatkan daya tahan guna mencegah Covid-19 adalah dari tanaman jahe. Jahe (Zingiberaceae) banyak digunakan untuk produk obat tradisional dan diklaim dapat membantu penyembuhan berbagai macam penyakit.
Menurut buku Jahe yang ditulis oleh Hesti Dwi Setyaningrum dan Cahyo Saparinto (2013), jahe yang diolah menjadi jamu dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit degeneratif, penurunan daya tahan tubuh, hingga penurunan vitalitas. Rimpang jahe memiliki kandungan vitamin A, B, C, lemak, protein, pati, dammar, asam organik, oleoresin (gingerin), hingga minyak terbang (zingeron, zingerol, zingeberol, zingiberin, borneol, sineol, dan feladren).
Selain diolah menjadi jamu atau minuman, jahe juga kerap dimanfaatkan untuk obat-obatan seperti obat masuk angin dan sakit perut. Jahe terbukti ampuh mengatasi masuk angin dan sakit perut karena memiliki efek farmakologis yang berkhasiat sebagai obat dan memperkuat khasiat obat yang dicampurkannya.
Manfaat jahe juga dapat dirasakan dengan mengolahnya sebagai bahan pembuat kue, seperti menjadi bubuk, minuman, hingga permen.
Mengutip pemberitaan Kompas (6/7/2021), salah satu cara mengolah jahe untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan memadukannya bersama madu atau lemon. Jahe dan lemon memiliki kandungan antioksidan yang baik sehingga cocok untuk dijadikan minuman hangat berkhasiat tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jahe-untuk-atasi-ketombe_20180729_194723.jpg)